Berita :: GLOBALPLANET.news

Aliran sungai lematang PALI. (Foto: Eko Jurianto)

28 Oktober 2019 16:32:00 WIB

PALI, GLOBALPLANET - Air Sungai Lematang yang digunakan masyarakat Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) untuk keperluan mandi dan cuci, saat ini kondisinya kotor dan berbau. Warga sekitar bantaran Sungai Lematang pun menduga ada perusahaan yang membuang limbah ke sungai tersebut.

"Iya pak kalau siang sampai sore air keruh dan bau menyengat. Kondisi ini sudah kami alami sejak dua bulan terakhir. Ada dugaan limbah salah satu  perusahaan sengaja di buang ke sungai," keluh Aminah, warga Desa Tanah Abang Selatan, Senin (28/10/2019).

Akibat kondisi itu, warga mengeluh gatal-gatal. "Sesudah mandi, badan terasa gatal. Tapi apa boleh buat pak, kami tidak ada pilihan, karena air dari PDAM tidak bisa diandalkan," tukasnya. 

Sementara itu, Irwanto, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten PALI mendesak Dinas Lingkungan Hidup (LH) PALI untuk segera turun kelapangan, mengambil sample air dan mengusut perusahaan mana yang membuang limbah ke Sungai Lematang. 

"Di sekitar Sungai Lematang hanya ada dua perusahaan, yakni PT TEL dan PT Gou Huo Energy Musi Makmur Indonesia (GHEMMI). Ambil sample dan usut tuntas perusahaan mana yang telah mencemari Sungai Lematang. Kalau terbukti, beri sanksi dan tuntut perusahaan itu untuk memberikan kompensasi terhadap warga yang terimbas limbah itu," tandas anggota dewan asli putra Lematang tersebut. 

Terpisah, Bakrin, Kepala Bidang Lingkungan Hidup Dinas LH Kabupaten PALI menyatakan bahwa pihaknya bakal segera ke lapangan. 

"Sesegera mungkin kami ke lokasi, dan kami akan berkoordinasi dengan Pemkab Muara Enim apabila terbukti ada perusahaan yang membuang limbah ke sungai Lematang, mengingat lokasi operasional perusahaan ada di wilayah Muara Enim," katanya. 

Reporter : Eko Jurianto Editor : M.Rohali 81