Berita :: GLOBALPLANET.news

Wawako Palembang Fitrianti Agustinda membuka sosialisasi pengolahan air baku, Selasa (29/10/2019). (Foto: Rahmad Kurniawan).

29 Oktober 2019 13:40:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Air baku yang berasal dari Sungai Musi merupakan salah satu kebutuhan bagi masyarakat hingga pelaku usaha di Kota Palembang. Karena aktifitasnya yang berkaitan dengan pembuangan limbah, Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda mengingatkan perusahaan agar memiliki Instalasi Pengolahan Limbah (IPAL) masing-masing, agar tidak mencemari aliran anak Sungai Musi.

“Kita menggunakan air dari PDAM, yang diperoleh dari Sungai Musi. Namun kondisi Sungai Musi kualitas airnya semakin buruk. Kita berupaya dan mengambil tindakan agar kelestarian sumber air baku tetap terjaga,” ungkap Finda saat membuka kegiatan Fasilitasi dan Koordinasi Sinkronisasi Pengembangan Infrastruktur Pengelolaan Air Baku, Beston Hotel Palembang, Selasa (29/10/2019).

Finda menambahkan, buruknya kualitas air baku Sungai Musi karena anak-anak Sungai Musi tercemar oleh sampah dan limbah. Diakuinya bahwa pernah mendapat informasi dari nelayan bahwa banyak ikan mati di Sungai Musi karena keracunan limbah.

Di samping itu, program jangka panjang Pemkot Palembang akan membangun waduk seluas 100 Hektar, yang berfungsi untuk menyuplai air baku baru bagi masyarakat, rencananya akan dibangun di Kecamatan Gandus pada tahun 2022 mendatang.

“Untuk mengatasi itu kami sudah melakukan gotong royong setiap minggu untuk membersihkan sampah di anak-anak sungai maupun drainase. Untuk limbah, kami meminta setiap unit usaha wajib memiliki PAL,” terangnya.

Ia menegaskan akan mencabut izin usaha bagi usaha yang tidak memiliki IPAL. Tindakan tegas itu dilakukannya untuk menegakkan aturan

"Saya berharap agar setiap pelaku usaha menyadari akan pentingnya IPAL di perusahaan. Bila nanti sampai aturan ditegakkan dan masih ada pelaku usaha yang belum memiliki IPAL, maka dengan berat hati izin usaha perusahaan tersebut akan dicabut,” ujarnya.

Reporter : Rachmad Kurniawan Editor : M.Rohali 51