Berita :: GLOBALPLANET.news

aption Foto- Bupati OKU Timur H M Kholid Mawardi, S,Sos, MSi, Saat Ngobrol Pagi (Ngopi) dengan jajaran staf Dinas Peternakan dan Perikanan OKU Timur. (Foto: Dadang Dinata)

07 November 2019 12:06:00 WIB

OKUT, GLOBALPLANET - Saat Ngobrol Pagi (Ngopi) dengan jajaran staf Dinas Peternakan dan Perikanan OKU Timur pada Kamis (07/11/ 2019), Bupati OKU Timur H M Kholid Mawardi, S,Sos, MSi, menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU Timur konsen dengan penurunan kemiskinan.

Angka kemiskinan di Indonesia masih mencapai10 persen dari jumlah penduduk Indonesia. "Pemerintah Provinsi juga telah banyak mengelontorkan bantuannya hingga triliunan dengan syarat setiap kabupaten kota harus mampu menurunkan angka kemiskinan satu digit," ungkapnya.

Dana desa juga diharapkan menurunkan angka kemiskinan namun pengaruhnya tidak terlalu besar kepada masyarakat. "OKU Timur ini daerah yang subur dan potensi besar di bidang pertanian, peternakan serta perikanan, ini potensi besar yang seharusnya dapat mengentaskan kemiskinan," imbuhnya.

Bupati Kholid menjelaskan, OKU Timur tetap konsen penurunan kemiskinan, untuk itulah segala upaya dilakukan termasuk pembangunan infrastrukur sebab menurut Bupati pembangunan tujuannya adalah mensejahterakan rakyat.

"Salah satu sub sektor yang berpengaruh besar pada penurunan angka kemiskinan bidang perikanan dan peternakan. Besar harapan saya dinas perikanan dan peternakan menjadi salah satu motor penggerak penurunan kemiskinan," imbuhnya.

Bupati menambahkan, seluruh staf dan jajaran Dinas Perikanan dan Peternakan masuk dalam sub sektor perikanan dan peternakan.

"Pemerintah harus hadir di masyarakat, bagaimana pemerintah ikut serta dalam pengembangan pasar sapi, membuka jaringan pasar sapi, agar nantinya ada akan ada persaingan harga, jika harga membaik dan mahal pendapatan masyarakat meningkat, akan berpengaruh juga pada angka kemiskinan," ungkapnya.

Populasi sapi di OKU Timur lebih dari 70 ribu ekor, dengan program Pemkab OKU Timur melakukan Inseminasi buatan akan menambah populasi sapi sapi di oku timur.

"Tentunya banyaknya hewan ternak sapi di OKU Timur bukan tidak mudah seluruhnya butuh proses, dahulu petani tidak mau memelihara ternak sapi, tetapi saat ini kondisi aman dan nyaman di OKU Timur membuat masyarakat kembali memelihara sapi," ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan OKU Timur Ir H Tubagus Sunarseno, MSi menjelaskan tetap berkomitmen untuk memajukan peternakan dan perikanan.

"Pemerintah OKU Timur berupaya melaksanakan program tentang peternakan dan perikanan yang baik pengembangbiakan ternak sampai dengang pengelolahan pakan ternak," katanya.

Dari hasil hitungan untuk kebutuhan pakan ikan OKU Timur mebutuhkan 500 sampai 600 ton, hal ini menunjukan potensi perikanan juga luar biasa di OKU Timur.

Reporter : Dadang Dinata Editor : M.Rohali 146