Berita :: GLOBALPLANET.news

Bupati OKU Timur Fery Antoni SE, saat menggerbek warung remang-remang beberapa waktu lalu. (Foto: Dadang Dinata)

08 November 2019 20:09:00 WIB

OKUT, GLOBALPLANET - Pemkab OKU Timur terus berkomitmen memberantas prostitusi dan Narkoba. Tujuannya tidak lain agar masyarakat merasa lebih tenang dan nyaman. Karena itu tidak ada kompromi setiap warung remang-remang yang disinyalir tempat maksiat akan ditutup.

Wakil Bupati (Wabup) OKU Timur Fery Antoni SE, pada Jumat (08/11/2019) mengatakan, Pemkab OKU Timur tidak akan memberikan toleransi terhadapa siapapun yang membuka usaha tempat hiburan malam maupun kafe remang-remang yang disinyalir tempat maksiat.

Masyarakat juga diminta aktif melapor ke pemerintah baik ke camat, maupun Polsek dan Pemkab OKU Timur jika mengetahui ada tempat yang diduga tempat maksiat. Karena tanpa adanya bantuan dari masyarakat upaya Pemkab untuk memberantas tempat maksiat, Miras dan Narkoba akan sulit.

"Kita himbau masyarakat dan perangkat desa untuk aktif ikut upaya Pemkab OKU Timur dalam memerangi maksiat, Miras dan Narkoba, karena banyak dampak negatif dan bisa merusak masyarakat," ungkapnya.

Dia juga menambahkan Pemkab OKU Timur juga tetap melarang hiburan malam Orgen Tunggal (OT) pada malam hari. Karena ini juga tidak ada manfaatnya bahkan dampak negatifnya sangat besar," imbuhnya.

"Orgen ini bukan kita tutup tapi kita tertibkan jangan sampai malam hari, dan Alhamdulilah kebijakan ini dapat sambutan positif dari masyarakat," ujarnya.

Fery juga terus mengingatkan masyarakat jangan sampai terpengaruh dalam penyalahgunaan Narkoba. Karena jika sudah terjebak sulit untuk lepas dan mengancam masa depan generasi muda."Saya selalu mengingatkan jauhi Narkoba karena tidak ada gunanya," imbuhnya.

Reporter : Dadang Dinata Editor : M.Rohali 4505