Berita :: GLOBALPLANET.news

Warga di Desa Talang Tinggi menunjukkan alat penghantar listrik untuk desa (FOTO: IST)

14 November 2019 19:52:09 WIB

LAHAT, GLOBALPLANET - Puluhan warga di dua dusun Kecamatan Muara Payang, Lahat, warganya masih berjuang untuk mendapatkan cahaya saat malam hari.

Di antaranya Dusun Talang Buluh, Talang Tebat Jangkap, Desa Talang Tinggi. Serta Dusun Siring Panjang, Desa Muara Jauh.

Untuk menerangi malam, puluhan kepala keluarga dua desa tersebut terpaksa mengandalkan listrik berasal dari kincir air, dan tenaga tata surya. Besaran daya listrik yang berhasil ditampung, tergantung dari musim dan cuaca. 

"Ada lebih dari 80 KK, dan satu Sekolah Dasar. Dulu katanya diakhir 2018 bakal dialiri listrik, tapi tidak jadi. Belum tahu kapan listrik masuk kampung kami, padahal tiang pancang sudah terpasang semua," ujar Kadus Talang Buluh, Riki Kamis (14/11/2019).

Hal serupa juga dirasakan oleh Man (42), warga Dusun Talang Siring Panjang, Desa Muara Jauh. Man mengatakan, sejak zaman kemerdekaan warga di desanya belum juga menikmati listrik dari PLN. Anak-anak di desa terpaksa kesusahan, jika harus belajar saat malam hari. 

"Padahal sudah dekat dengan kecamatan, tapi listrik belum juga ada. Sudah sering disampaikan, bahkan ditinjau. Namun hingga saat ini listrik tidak kunjung dipasang. Sampai kapan kami harus menunggu, janji-janji itu," ujar Man.

Reporter : Ferry Andhika Editor : AT Alam 111