Berita :: GLOBALPLANET.news

21 November 2019 16:34:29 WIB

EMPAT LAWANG, GLOBALPLANET - Hujan deras yang melanda Kecamatan Tebing Tinggi berdampak ambruknya tembok penahan tebing di Sungai Musi. Akibatnya rumah warga di Tanjung Beringin Kelurahan Pasar, Kecamatan Tebing Tinggi Empat Lawang, Sumsel terancam.

Tembok penahan tebing yang ambruk dihantam arus Sungai Musi tersebut berada sangat dekat dengan pemukiman penduduk.

Sumantri salah warga Tanjung Beringin Kelurahan Pasar menuturkan, kejadian ambruknya tembok penahan tersebut saat malam hari, kebetulan waktu itu terjadi hujan yang lebat. "Kami di rumah tahu tembok sudah ambruk itu pagi tadi saat kebelakang rumah," ucap Sumantri, Kamis (21/11).

Ia menyadari setiap kali musim hujan sering kali tembok penahan di Tanjung Beringin ambruk bahkan yang terjadi ini sudah ketiga kalinya, sebelumnya pernah terjadi diperbaiki dengan dibangun penahan tambahan.

"Warga mengharapkan pemerintah cepat menanggapi tembok penahan yang ambruk ini karena dampak jelas terhadap pemukiman penduduk," harapnya.

Asnawi warga lainnya mengatakan, kalau tembok tersebut pernah roboh sekitar tahun 2012 yang lalu. "Tembok yang lama itu pernah roboh 2012 yang lalu, dibangun lagi, sekarang roboh lagi. Tidak ada pondasinya ini nempel saja," kata Asnawi.

Sementara itu, Lurah Pasar Yuliyansah, mengungkapkan kalau dirinya sudah mengetahui tembok penahan Sungai Musi di Tanjung Beringin Lama yang roboh tersebut.

"Ya kita sudah tahu ada warga kita yang melapor, katanya tembok penahan Sungai Musi di Tanjung Beringin itu roboh. Ini akan segera kita laporkan ke Dinas PU, dan kepada warga di Tanjung Beringin Lama, harus berhati-hati karena sekarang lagi musim hujan," pungkasnya.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang Kuswinarto melalui Kabid Rehab dan Rekonstruksi Murzal mengatakan, kendala BPBD saat ini tidak adanya dana khusus bencana sehingga setiap kali ada bencana BPBD hanya bisa tinjau dan melaporkan ke pemerintah pusat atau BNPB.

"Kalau kita (BPBD) ada dana khusus bencana bisa kita bisa langsung perbaiki, namun dana itu tidak ada di BPB sehingga kita tidak bisa merespons langsung melainkan hanya bisa melihat," jelasnya. 

Reporter : Rody Hartono Editor : Zul Mulkan 84