Berita :: GLOBALPLANET.news

Bupati OKU Timur H, M Kholid Mawardi, S.Sos, MSi meresmikan 914 rumah yang mengikuti Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya. (Foto: Ist)

02 Desember 2019 13:58:00 WIB

OKUT, GLOBALPLANET - Bupati OKU Timur H, M Kholid Mawardi, S.Sos, MSi meresmikan 914 rumah yang mengikuti Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya, pada Senin (02/12/2019) di Desa Banumas Asri, Kecamatan Buay Madang Timur.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Aldi Gurlanda, ST, MM mengatakan, pada  2019 OKU Timur mendapatkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya sebanyak 914 unit rumah yang tersebar di 32 desa dalam sembilan kecamatan, besaran alokasi bantuan per-unit sebesar Rp 17.500.000 dengan total nilai bantuan Rp 15.995.000.000.

“Dengan rincian, untuk kecamatan Belitang Dua 145 unit, Kecamatan Semendawai Suku III 155 unit, Semendawai Barat 80 unit, Belitang 80 unit, BP Peliung 20 unit, Buay Madang 125 unit, Semendawai Timur 85 unit dan Cempaka 25 unit,” terangnya.

Sesuai petunjuk teknis pelaksanaan kegiatan bantuan stimulan perumahan swadaya ini dilaknakan secara swakelola oleh kelompok swadaya masyarakat yang di damping oleh fasilitator, juga di dampingi dan diawasi olah tim teknis Desa, Kecamatan dan Kabupaten.

Sementara itu Kepala Satuan Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyedian Perumahan  Sumatera Selatan Ir A Darwis MM menambahkan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terus berupaya mengurangi jumlah rumah tidak layak huni melalui program bantuan stimulan perumahan swadaya.

“Tujuan dari program ini untuk meningkatkan rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni, pada  2019 Sumatera Selatan mendapatkan alokasi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya sebanyak 4500 unit penerima bantuan, dimana OKU Timur terbanyak yang mendapatkan bantuan,” jelasmya.

Sementara Bupati OKU Timur HMKholid Mawardi, S.Sos, M.Si dalam sambutan dan arahannya menjelaskan Pemerintah Kabupetan OKU Timur 2017 telah bertemu dengan Dirjen Perumahan dan Staf Ahli Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah  mengajukan proposal sebanyak 8000 lebih rumah untuk dilakukan peningkatan kualitas perumahan tidak layak huni menjadi layak huni, namun kementerian hanya mengabulkan sebanyak 914 unit rumah.

“Pada  2019, pemerintah kembali  mengusulkan dan tahun 2020 di kabulkan sebanyak 600 lebih rumah yang akan dibedah, perlu di jelaskan bantuan stimulan diberikan kepada warga yang memang rumahnya tidak layak huni dengan ketentuan dan persyaratan sesuai peraturan Kementerian Perumahan Rakyat,"imbuhnya.

Bupati melanjutkan, Bantuan stimulan ini merupakan program yang mengadopsi pola budaya masyarakat Indonesia, dimana bantuan berbentuk pancingan dengan memanfaatkan sumber daya masyarakat untuk gotong royong.

“Budaya Indonesia  budaya gotong royong dimana sanak sudara dan jiran tetangga membantu dalam membangun rumah milik penerima program dan ini merupakan akar budaya kita,”ungkap Kholid.

Bantuan stimulan perumahan swadaya ini bernilai Rp 17.500.000 per penrima bantuan,  anggaran tersebut dapat di rincikan yaitu Rp. 15.000.000 di berikan dalam bentuk barang yang dibelanjakan oleh kelompok kerja.

“Penerima bantuan tidak menerima uang namun menerima dalam bentuk barang yang di belanjakan oleh kelompok kerja dan sisanya yaitu dua juta lima ratus merupakan ongkos tukang, hal ini bertujuan untuk mengurangi penyimpangan,” terangnya.

 
Bupati OKU Timur mengatakan, tentunya dana stimulan ini tidak cukup namun di sinilah peran Kepala Desa, Masyarakat dan sanak saudara untuk saling membantu untuk mensejahterakan saudaranya. 

“Kedepan Kabupetan OKU Timur juga mendapatkan bantuan rumah susun sewa maupun Rusunnawa untuk Aparatur Sipil Negara yang nantinya akan berbentuk seperti apartemen,  pada 2019 ini sudah memasuki proses lelang di Kementerian dan 2020 akan segara di bangun,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Oku Timur menyerahkan bantuan kepada perwakilan sembilan Kecamatan penerima bantuan dan 2 perwakilan pekerja perumahan.

Bupati OKU Timur juga menyempatkan diri meninjau rumah milik warga Desa  Banyumas Asri Kecamatan Buay Madang Timur.

Reporter : Dadang Dinata Editor : M.Rohali 389