Berita :: GLOBALPLANET.news

Kapolres Empat Lawang AKBP Eko Yudi Karyanto reles operasi senpi, Senin (2/12/2019). (Foto: Rody Hartono)

02 Desember 2019 16:42:31 WIB

EMPAT LAWANG, GLOBALPLANET - Polres Empat Lawang akan berkoordinasi dengan Polres tetangga dan Polda Sumsel untuk mengejar pembuat dan pengedar senjata api rakitan (Senpira) yang biasa disebut dengan istilah Kecepek.

Hal ini menyusul diamankan delapan pucuk senjata api rakitan (Senpira), dimana masing- masing enam pucuk Senpira dari menangkap pelaku karena memiliki dan menyimpan Senpira, dua pucuk dari serahan dari masyarakat, Selasa (2/11/2019).

Kapolres Empat Lawang AKBP Eko Yudi Karyanto mengatakan sebelumnya melakukan himbauan-himbauan ke masyarakat agar tidak menyimpan dan memiliki Senpira, apalagi penyalahgunaannya diancam undang -undang darurat.

Selama satu bulan Polres Empat Lawang ada 5 laporan dengan enam tersangka, barang bukti ada delapan pucuk Senpira. Masing-masing tersangka Amran (40), Roben (40), Firman (25), Jonaidi (35), Samsudin  (65), Handik (34).

Dua pucuk dari hasil serahan masyarakat, Warga Kelurahan Tanjung Makmur melalui ketua RT Roziman dan Warga Desa Taba Kecamatan Saling melalui kades Bernama Juaria satu pucuk. "Bagi ada yang menyimpanan Senpira serahkan dengan kesadaran ke polisi, dan saya jamin tidak akan kami proses hukum," ujarnya.

Sementara sebaliknya, bagi tersangka yang memiliki dan  menyimpan Senpira diancam undang undang darurat no 12 tahun 1951, dengan ancaman kurungan di atas lima tahun penjara.

Ditambahkan Eko, tidak berhenti di sini, pihaknya akan terus melanjutkan kalau dapat informasi akan menangkap dan melakukan proses hukum bagi penyimpan Senpira.

Bukan hanya pemilik dan penyimpan Senpira, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Polres tetangga dan Polda Sumsel terkait mencari pelaku pembuat dan pengedar Senpira. 

Reporter : Rody Hartono Editor : Zul Mulkan 92