Berita :: GLOBALPLANET.news

Rapat kordinasi Dewan Ketahanan Langan, pada Senin (02/12/2019), di aula Bina Praja 2 Sekretariat Daerah OKU Timur. (Foto: Dadang Dinata)

02 Desember 2019 16:43:33 WIB

OKUT, GLOBALPLANET - Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi, S.Sos, MSi kecewa dengan kebijakan pusat terkait ketahanan pangan dan pertanian hal tersebut diungkapkan saat rapat kordinasi Dewan Ketahanan Langan, pada Senin (02/12/2019), di aula Bina Praja 2 Sekretariat Daerah OKU Timur.

Selama ini pemerintah pusat hanya bagi hasil terhadap daerah penghasil migas saja, padahal daerah penghasil pangan juga harus menjadi perhatian.

"OKU Timur daerah penghasil pangan terbesar di sumsel bahkan memiliki kualitas produksi yang tinggi tetapi anggaran yang dikucurkan sedikit," imbuhnya.

"Pangan kunci kehidupan, kami ingin pemerintah pusat dalam hal ini kementerian pertanian dan Sumatera Selatan serius memperhatikan daerah penghasil pangan.Kami ingin pemerintah perhatian kepada daerah penghasil pangan, jika belum ada aturannya dibuat, karena pangan ini penting," terangnya.

Bupati menambahkan, percumah jika inprstruktur bagus, tetapi rakyatnya miskin, karena OKU Timur penghasil pangan perlu menjadi perhatian.

"Pada tahun 2020 OKU Timur mempunyai empat Prioritas daerah Pembangunan lnfrastruktur Dasar Wilayah, Peningkatan pertumbuhan ekonomi, Penanggulangan Kemiskinan dan Pengangguran serta Stabilitas Keamanan dan Sukses Pilkada  Bidang Ketahanan Pangan masuk dalam Prioritas Daerah yang kedua menunjang Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi (Pertanian berkelanjutan)," jelasnya. 

Kholid berharap kepada seluruh OPD OKU Timur, khususnya Bidang Pangan  adanya Inovasi Inovasi yang terus digali dan dikembangkan. "Ini bertujuan untuk dapat bersaing di era berkembang saat ini, kita membutuhkan inovasi inovasi khususnya yang terkait dengan penguasaan teknologi informasi," tambahnya.

Bupati mengatakan, untuk bisa bergerak maju   sangat membutuhkan terobosan-terobosan, pengembangan-pengembangan yang sesuai dengan potensi yang dimiliki. "Saya meminta seluruh pihak untuk bahu membahu pada 2020 OKU Timur menjadi Kabupaten kedaulatan pangan," jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan OKU Timur Junadi SP, mengatakan tujuan kegiatan ini merumuskan kebijakan dalam mewujud ketahanan pangan dan mendorong keikutsertaan masyarakat dalam peyelenggaraan ketahanan pangan. Melaksanakan evaluasi dan pengendalian ketahanan pangan. Menyamakan persepsi tentang pentingnya pembangunan ketahanan pangan. Meningkatkan kecintaan akan produk pangan lokal.

Reporter : Dadang Dinata Editor : M.Rohali 901