Berita :: GLOBALPLANET.news

Pelaku pembacokan anggota TNI, Heriyanto diamankan bersama barang bukti senjata tajam, Rabu (8/1/2020)/(FOTO: RIO SIREGAR)

08 Januari 2020 20:18:16 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - - Lebih dari satu minggu melarikan diri, akhirnya Heriyanto (35), pelaku pembacokan terhadap anggota Kesatuan Arhanud TNI AD berhasil ditangkap Satreskrim Polres Muba, diback-up opsnal Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel dan Resmob Polda Jambi, Selasa (7/1) di Jambi.

“Korbannya Kopda Edi Wijayanto yag saat ini masih dalam perawatan di RS pasca pembacokan di kafe Ladies, Babat Supat, Muba pada Sabtu (28/12/2019) sekitar pukul 20.00 WIB lalu,” terang Kapolres Muba AKBP Yudhi Markus S Pinem SIk melalui Kasat Reskrim Polres Muba AKP Deli Haris didampingi Kasubidt 3 Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi SIk, saat rilis di Mapolda Sumsel, Rabu Sore.  (8/1/2020).

Pelaku Heriyanto yang merupakan warga Desa Letang, Dusun Supat Timur, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Muba ini nekat membacok korban karena selisih paham saat berada di lokasi kejadian.

“Tersinggung karena pelaku dan korban sebelumnya terlibat selisih paham,” tambah Deli Haris. Akibatnya, korban mengalami luka pada bagian pungung dan tangan sebelah kiri setelah dibacok korban dengan parang panjang.

Tersangka mengaku tidak tahu kalau korban adalah anggota TNI. "Setelah kejadian tersangka langsung melarikan diri. Sempat sembunyi di Muba dan terakhir sembunyi di Jambi,” ujar  Deli.

Sementara Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Suryadi mengatakan kasus ini merupakan atensi Jatanras melalui salah satu unitnya. “Kita hanya memback-up Satreskrim Polres Muba dalam pengungkapannya. Kita lakukan tindakan tegas dan terukur,” kata Suryadi.

Tersangka sendiri dijerat pasal 338 KUHP Jo Pasal 53 KUHP dengan ancaman kurungan penjara di atas 5 tahun. Juga ikut diamankan barang bukti parang panjang yang digunakan pelaku.

“Korban menuduh aku Pak sudah memindahkan sepeda motor yang aku cari. Terus kami ribut mulut, dio julake aku sampai tesungkur. Sebelum kejadian aku memang lagi samo pacar aku, aku langsung ngambek parang langsung aku bacoke,” kata  tersangka yang menahan perih sakit di kedua kakinya akibat luka tembak.

Reporter : Rio Siregar Editor : AT Alam 142