Berita :: GLOBALPLANET.news

11 Januari 2020 06:48:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten dan Kota hingga Provinsi Sumsel diminta mengawasi aktivitas pertambangan batuan dan pasir yang sebelumnya populer disebut galian golongan C. Penambangan yang tanpa pengawasan kerap menimbulkan kerusakan yang memicu bencana.

"Kita tidak boleh mendiamkan, tapi mengawasi jalannya tambang itu sendiri. Kita salah jika mendiamkan orang menambang dengan dampak merusak lingkungan," kata Gubernur Sumsel H Herman Deru, Jum'at (10/1).

Tidak hanya itu, Gubernur juga meminta agar masyarakat turut andil menjadi pengawas untuk kesejahteraan bersama. "Pertambangan bukan kita larang, namum harus diatur terutama terkait dengan alam. Jangan karena kepentingan perorangan maupun sekelompok, alam jadi rusak dan timbul bencana sehingga merugikan masyarakat baik materi maupun psikologis," bebernya.

Dia mencontohkan seperti ambruknya jembatan Mualak Ulu di Kabupaten Lahat, beberapa waktu lalu. Ambruknya jembatan tersebut diduga karena adanya aktivitas penambangan batu koral di kawasan yang tak jauh dari jembatan tersebut. "Jangan sampai kejadian akibat tambang ini terjadi lagi. Kelestararian alam itu lebih penting," tukasnya.

Reporter : globalplanet Editor : Zul Mulkan 150