Berita :: GLOBALPLANET.news

Diduga ingin tawuran 17 pelajar SMA di Kota Palembang diamankan Tim Hunter Beta Polrestabes Palembang, saat berada di kawasan Jalan Tasik Seputaran Kambang Iwak, Senin (13/1/2020). (Foto: Haris Widodo)   

14 Januari 2020 13:03:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Diduga ingin melakukan aksi tawuran, 17 pelajar di Kota Palembang diamankan oleh Tim Hunter Beta Polrestabes Palembang saat berada di kawasan Jalan Tasik Seputaran Kambang Iwak, Senin (13/1/2020), sekitar pukul 20.30 Wib.

Sempat terjadi kejar-kejaran antara petugas tim Hunter  dan 17 pelajar tersebut. Dengan kesigapan petugas, ke-17 pelajar itu pun berhasil diamankan beserta barang bukti yakni, 2 jenis sajam jenis samurai, 1 buat tongkat besi berukuran T dan 6 unit kendaraan R2 (Motor). Guna mempertanggungjawabkan ulah mereka ke-17 tersebut langsung digiring ke Polrestabes Palembang.

Kapolrestabes Kombes Pol Anom Setyadji melalui Kasat Sabhara Kompol Sustrino mengatakan bahwa tim Hunter Beta semalam telah mengamankan 17 pelajar yang bersekolah di Palembang dan masih mengenakan seragam sekolah yang diduga mereka hendak melakukan aksi tawuran di kawasan Kambang Iwak, Palembang.

"Belasan pelajar ini diamankan ketika petugas (Tim Hunter Beta) tengah patroli rutin setiap malam menyisir kota Palembang, mereka berjumlah 17 pelajar yang yang di dapati di Jalan Tasik, seputaran Kambang Iwak," ujarnya

Ia menambahkan, saat melakukan patroli timnya melihat sekumpulan para pelajar tengah nongkrong. Karena mencurigakan, petugas membubarkan pelajar tersebut. Namun ketika diperiksa didapati senjata tajam dan

Hingga kini,  ke-17 pelajar tersebut masih didata dan nantinya kepala sekolat, guru dan orang tua mereka akan dipanggil

"Terdata ada pelajar MAN 3, 7 orang pelajar, SMA Azhara 3 orang, SMAN 10 ada 1 orang, SMA Tridarma 2 orang, SMA Pembina 2 orang, SMK N 2 ada 1 orang dan 2 orang lagi dari pesantren," jelasnya

Setelah para perangkat sekolah dan orang tua dipanggil nantinya mereka akan diberikan pengarahan dan membuat surat perjanjian bermaterai setelah itu diberikan pengarahan kepada orang tua dan guru.

 

Reporter : Haris Widodo Editor : M.Rohali 457