Berita :: GLOBALPLANET.news

Toni dan Mona pelaku pencurian Kabel Listrik di JSC Palembang, Selasa (14/1/2020) dan diamankan Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang. (Foto: Haris Widodo)

14 Januari 2020 16:43:28 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Anggota Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang ringkus dua orang pencuri kabel di kompleks olahraga Jakabaring Sport City (JSC), Selasa (14/1/2020) dengan modus memakai baju seragam lengkap teknisi PLN.

Toni (40) dan Mona (24) pelaku yang tinggal di Tegal Binangun. berhasil mencuri kabel listrik ini bercerita bahwa keduanya diamankan petugas keamanan saat mempreteli kabel di gelanggang renang Aquatic.

"Saya dapat seragam teknisi listrik dari Nanang tetangga saya yang memang pernah kerja di kelistrikan," ujar Toni saat ditemui di Halaman Polrestabes Palembang.

Toni mengaku kabel hasil curian tersebut biasanya dijual seharga Rp 68 ribu perkilogram ke pengepul barang bekas.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji melalui Kasat Reskrim, AKBP Nuryono mengungkapkan, kedua pelaku melancarkan aksinya dengan berpura-pura menjadi teknisi listrik.

"Kedua pelaku masuk ke gelanggang renang dengan mengenakan seragam teknisi listrik sehingga aksi keduanya sempat tidak dicurigai," jelas Nuryono kepada awak media.

Setelah masuk ke dalam gelanggang renang, kedua pelaku dengan leluasa memotong kabel total seberat 20 kilogram dengan menggunakan gergaji besi.

Petugas keamanan yang curiga dengan gerak-gerik keduanya, lalu menghubungi polisi. "Mendapat laporan, anggota Unit Pidum langsung menuju TKP dan meringkus kedua pelaku," ungkap Nuryono.

Kedua pelaku pun tidak berkutik saat diamankan petugas beserta barang bukti dari tangan keduanya. "Petugas semakin curiga jika keduanya merupakan teknisi gadungan karena salah seorang pelaku pernah ditangkap karena kasus begal," terang Nuryono.

Sebelum mencuri kabel di komplek olahraga JSC, kedua pelaku juga pernah mencuri kabel di jalan tol Palindra akses Pemulutan, di Universitas Kader Bangsa (UKB) Palembang dan Tegal Binangun di wilayah Kabupaten Banyuasin. Atas tindakannya tersebut keduanya dikenakan pasal 363 dengan ancaman 7 tahun penjara.

Reporter : Haris Widodo Editor : Zul Mulkan 426