Berita :: GLOBALPLANET.news

Pegawai Badan Pengelola Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang gelar apel sebelum melakukan aktivitasnya. (FOTO: IST)

14 Januari 2020 19:23:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Ratu Dewa meminta pegawai Badan Pengelola Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang harus tetap mengisi daftar hadir meski harus kerja di lapangan.

Dewa menegaskan tidak ada alasan pegawai BPPD tidak disiplin karena mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD), jika memang ada pegawai yang tidak bisa hadir karena urusan kedinasan dalam kota, absensi harus tetap berjalan.

"Tidak ada alasan untuk tak disiplin, minimal ada surat tugas yang ditandatangani oleh Sekretaris Badan. Harus jelas, mulai jam berapa, pulang jam berapa dan keperluannya apa," tegas Dewa, Selasa (14/1/2019).

Ia menjelaskan, jika memang tidak dapat hadir, harus ada surat tugas yang ditandatangani oleh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bersangkutan.

Dirinya akan memberikan sanksi sesuai aturan terkait temuan indispliner 60 pegawai baik ASN (Aparatur Sipil Negara) maupun pegawai non Pegawai Negeri Sipil Daerah (PNSD) yang telah melakukan manipulasi data absen.

"Tadi kita sudah meminta Sekretaris BPPD  dan bagian kepegawaiannya untuk memberikan teguran keras kepada pegawai yang tidak disiplin. Termasuk pejabatnya, karena mayoritas temuan kami banyak pejabat esellon III," imbuhnya.

Bahkan pada Senin (13/1/2020) kemarin, BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia) sudah melayangkan SP1 (Surat Peringatan Pertama) atas perintahnya. Dan jika ada pengulangan maka akan kita pindahkan mereka ke Kelurahan.

"Sebenarnya saya minta mereka langsung diberikan SP3, karena jika ada pengulangan maka kita akan memindahkannya ke Kelurahan. Dan kepala OPD juga dapat dicopot sesuai dengan hasil audit kinerja yang akan kita lakukan," ulasnya.

Dewa melanjutkan, temuannya ini akan dijadikannya sebagai salah satu bahan evaluasi yang akan dilaporkan Wali Kota.

"Beberapa bulan ini kita akan lakukan evaluasi termasuk memberikan kesempatan terkait potensi pajak yang dapat dicapai BPPD. Bahkan, akhir bulan ini Walikota ingin fokus melakukan evaluasi terkait pendapatan di BPPD," katanya.

Kepala BPPD Kota Palembang, Kgs Sulaiman Amin menyampaikan, terkait temua banyaknya manipulasi absen, dirinya tidak dapat memastikan karena sedang dilakukan pendataan. Terkait banyaknya pegawai yang tidak absen, karena memang banyak pegawainya kerja di lapangan.

"Itu tidak bisa kita pastikan, karena memang pegawai kita lebih banyak kerja di lapangan," tuturnya.

Sulaiman juga mengaku jika pegawainya memiliki kinerja diatas rata-rata. Bahkan hampir setiap hari pegawainya pulang malam untuk mengejar target pencapaian PAD (Pencapaian Pendapatan Asli Daerah) demi tercapainya pembangunan Kota Palembang. "Kerja pegawai kami diatas rata-rata. Setiap hari kami kerja pulang malam. Jadi mungkin mereka lupa absen," katanya.

 

Reporter : Rachmad Kurniawan Editor : AT Alam 91