Berita :: GLOBALPLANET.news

14 Januari 2020 20:34:39 WIB

PRABUMULIH, GLOBALPLANET - Sejak tersiar kabar ada bayi ditahan di rumah sakit Fadillah Kota Prabumulih di Sumsel, kehebohan muncul di masyarakat hingga sampai ke kalangan anggota dewan. Secara khusus anggota dewan mendatangi rumah sakit yang berada di Jalan Sudirman Prabumulih tempat bayi bernama Delfa Barqi diduga ditahan.

Sidak sendiri langsung dipimpin Wakil Ketua II DPRD Kota Prabumulih Deve Anom serta Komisi I dan Komisi III, Kepala Dinas Kesehatan dr Heppy Tejo dan Asisten III M. Rasyid, dan dinas terkait lainnya, Selasa (14/1/2020). 

"Bayinya tidak disandra namun masih dalam proses perawatan. Ini seharusnya tidak terjadi untuk kalangan warga  Prabumulih, semoga dengan kejadian yang menimpa Febriyanto ayah sang bayi, kita dapat mengambil pelajaran. Untuk sang bayi sendiri hari ini langsung bisa dibawa pulang ke rumahnya," ujarnya.

Sementara dari pihak RS Fadillah, Mariska, menegaskan semuanya sudah selesai, setelah ada bantuan dari pihak pemerintah melalui dinas sosial, dinas kesehatan dan  masih banyak lagi yang membantu pelunasan untuk sang bayi.

"Memang disebutkan di RS Fadillah pertiga hari selalu kita ingatkan tagihannya supaya tidak kaget, sewaktu akan keluar dari rumah sakit ini. Dari RS Fadillah sendiri sudah memberikan keringatan kepada orang tua bayi, dengan cara dicicil, atau lain sebagainya, namun waktu itu jawaban dari pihak keluarga tidak sanggup untuk melumasi tunggakan tersebut, sehingga bermunculan opini- opini dibkalangan masyarakat sang banyi ditahan sebelum melakukan pelunasan," bebernya. 

"Perlu diketahui juga, per 2 Desember 2019 lalu, biaya untuk sang bayi tidak dihitung lagi walaupun sang bayi masih dirawat dirumah sakit ini, dengan tunggakan 17 juta. Kita lakukan sumbangan terhadap karyawan yang bekerja di rumah sakit ini,  mulai dari beli kebutuhan bayi hingga perlengkapan lainnya, namun untuk kesehatan bayi ada toleransi dari pihak rumah sakit sendiri namun itu tidak masuk dalam tagihannya alias gratis," jelasnya.

Ditambahkan Asistensi III Setda Kota Prabumulih M Rasyid, semua sudah diselesaikan dan dari orang tua sudah dijelaskan, bahwa anaknya bukannya ditahan namun masih dalam proses perawatan. 

"Dinas kesehatan sendiri waktu itu sudah menyumbang 3 juta rupiah, namun  tidak sebatas itu masih ada sumbangan lain dari dinas lain seperti dinas sosial serta ada bantuan dari donatur lainya. Alhamdulillah semuanya sudah selesai dan sang bayi hari ini bisa dibawa pulang orang tuanya ke rumah," katanya.

Reporter : Hardoko Susanto Editor : Zul Mulkan 3608