Berita :: GLOBALPLANET.news

Foto hanya ilustrasi. (Istimewa)

20 Januari 2020 10:46:00 WIB

KAUR, GLOBALPLANET - Jembatan gantung putus diterjang banjir bandang di wilayah Desa Manau Sembilan II, Kecamatan Padang Guci Hulu, Kabupaten Kaur, Bengkulu, Minggu (19/1) pukul 15.00 WIB. Akibatnya empat warga meninggal dunia sementara enam lainnya masih dalam pencarian hingga Senin (20/1).

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Agus Wibowo mengatakan, 17 warga selamat setelah terjatuh dari Jembatan Gantung Cawang yang putus akibat terjangan banjir bandang. Berdasarkan laporan sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kaur, banjir bandang tersebut dipicu oleh faktor cuaca yang buruk dan intensitas hujan tinggi sehingga menyebabkan banjir.

BPBD Kabupaten Kaur dikutip dari Merdeka, telah mendirikan posko darurat pencarian di lokasi kejadian. Tim gabungan dari unsur TNI, Polri, Basarnas dan pemerintah daerah setempat masih terus melakukan upaya pencarian bersama. Sementara itu, jumlah kerugian yang ditimbulkan dari peristiwa banjir bandang masih dalam proses pendataan.

Adapun data korban jiwa meninggal dunia adalah Emilia binti Minut warga Desa Manau IX/2, Yeni binti Kamharudin warga Desa Manau IX/2, Pio bin Didi warga Desa Bungin Tambun, dan Peri Rahman bin Tisri warga Desa Pulau Panggung.

Reporter : globalplanet Editor : Zul Mulkan 116