Berita :: GLOBALPLANET.news

Walikota Palembang H. Harnojoyo Didampingi Sekda Kota Palembang Ratu Dewa dan Kepala BKPSDM Kota Palembang Riza Pahlevi dan Kakanreg VII BKN Palembang Agus Sutiadi. (Foto: Ist)

13 Februari 2020 14:23:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Memastikan proses seleksi SKD CPNS Pemkot Palembang berjalan lancar tanpa kendala, Walikota Palembang H. Harnojoyo Didampingi Sekda Kota Palembang Ratu Dewa dan Kepala BKPSDM Kota Palembang Riza Pahlevi meninjau langsung seleksi Computer Assisted Test Calon Pegawai Negeri Sipil (CAT CPNS) Kota Palembang yang dilaksanakan di gedung Golden Sriwijaya, Jakabaring Palembang, Kamis (12/2/2020).

"Alhamdulillah berjalan lancar, tidak ada masalah berarti, bahkan para peserta merasa senang, karena tempatnya sangat nyaman, kami ucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran BKN dan BKPSDM Kota Palembang yang telah bekerja keras sebagai penitia CAT CPNS ini," ungkap Harnojoyo.

Ia berpesan kepada peserta agar tetap fokus dalam mengerjakan soal. Tetap fokus, jangan lupa berdoa, sekarang sistemnya sudah canggih, selesai tes sudah langsung diketahui hasilnya. "Jadi jangan pernah percaya kalau ada yang mengatakan ada permainan dalam penerimaan CPNS, itu semua bohong, percaya kepada diri sendiri," tandasnya.

Seperti yang diketahui untuk formasi kota Palembang sendiri membutuhkan tenaga 916 CPNS. "Dari data yang dihimpun panitia, ada 17.000 orang peserta yang mengambil formasi di Kota Palembang, dari 17.000 itu akan diambil 916 orang," terang Harno.

Sementara itu, kepala BKN Sumsel Agus Sutiadi menjelaskan, untuk formasi kota Palembang sendiri dilaksanakan secara bertahap hingga tujuh hari kedepan.

"Ada 17.000 peserta untuk kota Palembang, kita bagi menjadi 7 hari, jadi setiap harinya ada 3.000 peserta yang tes," jelas Agus.

Lebih lanjut Agus mengatakan, untuk tahun ini diakuinya, soal-soal CAT lebih mudah dibanding tahun sebelumnya. "Makanya banyak yang memperoleh nilai besar, apalagi tahun ini Passing grade kita turunkan menjadi 65, 50, dan 126, oleh karena itu kita berlakukan sistem perangkingan," pungkasnya.

Reporter : Rachmad Kurniawan Editor : M.Rohali 179