Berita :: GLOBALPLANET.news

13 Februari 2020 16:13:50 WIB

OKI, GLOBALPLANET - Curah hujan yang tinggi hingga mengakibatkan meluapnya sungai Lematang, membuat sejumlah masyarakat di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) khususnya petani yang berada di pesisir sungai lematang, Kecamatan Tanah Abang, menangkul ikan, atau mencari ikan menggunakan jaring angkat.

Seperti yang dilakukan Kolian (49) Desa Raja Induk Kecamatan Tanah Abang yang sudah empat hari terakhir mencari ikan dengan menangkul di sekitaran aliran anak sungai yang meluap di sekitaran kediamannya.

"Kalau musim penghujan seperti ini mau bercocok tanam agak sulit, karena air sungai selalu meluap, meskipun disini tidah hujan kalau di hulu hujan air juga akan tetap pasang. Ini sudah empat hari menangkul, biasanya bulan Maret kita mulai bertanam padi disini," jelasnya sembari menunjukkan hamparan lahan sawah yang digenangi air di Desa Raja, (12/2/2020)

Selai itu, dijelaskannya, hasil penjualan ikan langsung dibeli oleh para warga dan tetangga sekitar rumah.

"Ikan yang dapat ikan sepat siam, sepat pinggir, betok, serta tembakang, ada juga ikan nila, pembelunya juga kepada warga sekitar atau tetangga disekitar rumah," imbuhnya

Untuk hasil yang diperoleh, lanjutnya, bisa mencapai 30 kg hingga 40 kg perharinya, dari seluruh jenis ikan.

"Kalau kami menyebutnya ikan mudik, nah itu terjadi disetiap air sungai pasang. Kalau untuk penjualannya perkilo kita jual dengan harga Rp 15.000 rata-ratanya," pungkasnya

Reporter : Eko Jurianto Editor : M.Rohali 145