Berita :: GLOBALPLANET.news

18 Februari 2020 23:47:37 WIB

OKU TIMUR, GLOBALPLANET - Agepta dan Makmun, Dua pelaku perampokan yang didalangi oleh oknum Kades Melati Agung, Kecamatan Semendawai Timur Elwani (47) mengaku kabur dan bersembunyi usai merampok H Bustan (54) warga Desa Tanjung Kukuh Rt 04 Rw 02, Kecamatan Semendawai Barat, OKU Timur, pada Selasa 29 November 2016 lalu.

Pelaku Ageptal (28), warga melati agung, Kecamatan Semendawai Timur ini berbekal uang pembagian hasil perampokan lari ke Bekasi. 

Untuk bertahan hidup di daerah pelarian pelaku Ageptal berkerja sebagai sales pakaian. Meskipun sudah bersembunyi di daerah yang cukup jauh dari OKU Timur. Namun keberadaan pelaku yang beberpa kali terlibat aksi perampokan berhasil diendus anggota Sat Reskrim Polres OKU Timur. Pelaku Ageptal berhasil diringkus pada Senin (10/02/2020). Karena berusaha kabur pelaku akhirnya dilumpuhkan.

Saat ditemui di Mapolres OKU Timur pada Selasa (18/02/2020) pelaku Ageptal mengatakan, usai melancarkan aksi perampokan dia kabur ke Bekasi untuk menghindari kejaran polisi. Bahkan dia nekat memboyong istri dan kedua anaknya ke daerah pelariannya.

Berangkat ke Bekasi dengan bekal uang hasil kejahatan. Dari merampok dirinya mendapat bagian Rp1,5 juta. Setiap melancarkan aksi diakuinya selalu menggunakan Senpi. Modus yang dilalukan komplotanya dalam setiap beraksi dengan cara mendobrak pintu dan melumpuhkan korban dengan cara diancam menggunakan Senpi dan mengikat korban,imbuhnya.

"Saya menyesal pak hubungan saya dengan Kades Elwani kakak sepupu saya,"ungkapnya.

Sedangkan pelaku Makmun (47)  warga  Dusun 3 Desa Cahaya Tani Kuta Pandan Rt 006 Kecamatan Lempuing, ditangkap di atas Gunung di Desa Pelangki, OKU Selatan, mengungkapkan usai melakukan aksi perampokan dia memilih berlari ke daerah OKU Selatan dan di lokasi persembunyiannya dia bekerja sebagai petani kopi. Bahkan dirinya sengaja membuka kebun kopi di atas gunung yang cukup jauh dari pusat keramaian.

Meskipun sudah bersembunyi di atas bukit yang cukup jauh tapi keberadaannya diketahui polisi dan  Pelaku Makmun berhasil diringkus. Karena berusaha kabur akhirnya pelaku Makmun ditembak polisi"Saya memang memilih lari di daerah yang jauh dan sepi,"imbuhnya.

Semantara Kades Melati Agung Kecamatan Semendawai Timur Elwani (47) tidak banyak berkomentar namun dihadapan polisi dia mengakui seluruh perbuatannya.

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya, SH, SIK, didampingi Kasat Reskrim AKP M Ikang Ade Putra dan Kasubag Humas Iptu Yuli, mengatakan pihaknya terpaksa mengambil tindakan tegas terukur kepada pelaku Agep dan Makmun karena saat akan ditangkap di tempat terpisah keduanya berusha melarikan diri.

"Penangkapan terhadap anggota  komplotan perampokan ini kita diback up Jatanras Polda Sumsel,"imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya seorang oknum Kades di OKU Timur yang menjadi gembong perampokan berhasil dibekuk anggota Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres OKU Timur diback up Jatanras Polda Sumsel.

Oknum Kades yang juga gembong perampok yang berhasil diringkus tim gabungan ini Elwani (47) Kades Melati Agung Kecamatan Semendawai Timur, ditangkap di rumahnya pada Minggu (16/02/2020) sekitar pukul 02.00 Wib. Sebelum meringkus oknum Kades terlebih dahulu polisi menciduk pelaku Ageptal (28), warga Desa Melati Agung, Kecamatan Semendawai Timur yang ditangkap di Kawasan Bekasi Pada Senin (10/02/2020). Sedangkan pelaku Makmun Dusun 3 Desa Cahaya Tani Kuta Pandan Rt 006 Kecamatan Lempuing, ditangkap di atas Gunung di Desa Pelangki, OKU Selatan.

Sedangkan pelaku Nr, Ag, Tm Si alias Bj, AR, AW, JI, YWW, Ao alias Ap hingga kini masih dalam pengejaran maupun masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Reporter : Dadang Dinata Editor : M.Rohali 8638