loader

Tiket Lebaran Sudah Bisa Dipesan, KAI Divre III Palembang Sediakan 63.228 Tiket

Foto

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Direktur Utama KAI Edi Sukmoro menyampaikan Tiket kereta api reguler masa Angkutan Lebaran 1441 H akan dijual mulai 14 Februari 2020 pukul 00.00 WIB untuk keberangkatan H-10 Lebaran atau 14 Mei 2020 dan seterusnya. "Pemesanan tiket dapat mudah diakses melalui website KAI, aplikasi KAI Access, dan seluruh channel penjualan resmi KAI lainnya," katanya.

Edi menambahkan, agar para calon penumpang untuk lebih teliti dalam menginput tanggal, rute, atau data diri penumpang saat melakukan pemesanan. Rencanakan perjalanan sebaik mungkin termasuk estimasi perjalanan ke stasiun.

Manager Humas PT KAI (Persero) Divre III Palembang, Aida Suryanti menambahkan, untuk melayani perjalanan mudik pengguna kereta api, PT KAI (Persero) Divre III Palembang akan mengoperasikan 6 KA Reguler, diantaranya Kereta kelas eksekutif dan bisnis KA Limeks Sriwijaya relasi Kertapati-Tanjung Karang, KA Sindang Marga dengan rute Kertapati-Lubuk Linggau, dan kereta kelas Ekonomi yakni KA Rajabasa dengan rute Kertapati-Tanjung Karang, dan KA Selero relasi Kertapati-Lubuklinggau, pulang pergi. 

Ketersediaan tempat duduk, dalam kurun waktu 22 hari masa Angkutan Lebaran 14 Mei - 4 Juni 2020 (H-10 sampai dengan H+10) PT KAI (Persero) Divre III Palembang menyiapkan 63.228 tiket dengan rincian  : 
Palembang ke Lubuk Linggau 20.284 tiket
Lubuk Linggau – Palembang 20.284 tiket
Palembang – Tanjungkarang 22.660 tiket

Sebagai langkah antisipasi meningkatnya jumlah pengunjung channel penjualan tiket, KAI telah mengoptimalkan sistem penjualan tiket serta menambah kapasitas server dan bandwidth sebanyak dua kali lipat dari hari biasa. Hal ini bertujuan agar proses pemesanan tiket di seluruh channel dapat berjalan dengan lancar.

PT KAI (Persero) Divre III Palembang menghimbau kepada calon penumpang agar segera merencanakan perjalanan nya dan melakukan pemesanan tiket. 

“Pastikan pemesanan tiket Lebaran melalui channel resmi KAI atau mitra resmi yang telah bekerjasama dengan KAI. Guna menghindari penipuan, gangguan sistem, atau adanya biaya jasa yang tidak wajar," pungkas Aida.

Share

Ads