Berita :: GLOBALPLANET.news

Andi Lestari membagikan masker kepada masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19. (Foto: Ist)

29 Maret 2020 15:09:00 WIB

MEDAN, GLOBALPLANET - Anggota Fraksi Partai Bulan Bintang (F-PBB) DPRD Kabupaten Batu Bara, Andi Lestari SKG, bersama Karang Taruna melakukan penyemprotan disinfektan ke perumahan masyarakat, sejumlah rumah ibadah dan sekolah di Batu Bara.

Hal ini dilakukan di dua kecamatan di Batu Bara, yakni Kecamatan Sei Suka dan Laut Tador, Sabtu (29/3/2020).
 
"Ini kami lakukan demi mencegah penyebaran virus Korona atau Covid-19. Selain menyemprot disinfektan, saya dan teman-teman Karang Taruna Batu Bara juga membagikan 1000 masker ke masyarakat," ujar Andi dalam keterangan resmi yang diterima Globalplanet.news, Minggu (29/3/2020).
 
Saat itu Andi didampingi oleh Ketua Karang Taruna Batu Bara, Nanda Octavian, dan Sekretaris Ricky Ramadhan. Mereka melakukan ini dengan nama Taruna Siaga Bencana, sekaligus wujud dukungan kepada  Bupati Ir H Zahir MAP yang memimpin percegahan penyebaran Covid-19 di Batu Bara. 

Ketika mengunjungi masyarakat di Desa Sei Mujur, Desa Kandangan, dan Desa Pelanggiran di Kecamatan Laut Tador, Andi Lestari mengajak masyarakat agar untuk sementara waktu dapat menjaga diri tetap bersih dan sehat. Ia juga mengimbau warga agar menghidari diri dari kerumunan sosial. 

Menugaskan Karang Taruna
Sementara itu Ketua Karang Taruna Nanda Octavian mengklaim para anggota Karang Taruna yang ikut kegiatan sosial itu sudah mendapat pelatihan singkat tentang penggunaan alat semprot dan disinfektan.

Nanda berterimakasih ke Andi Lestari selaku anggota DPRD Batu Bara yang telah memberikan perhatian ke masyarakat Batu Bara.

"Andi juga bagian dari Karang Taruna itu sendiri," kata Nanda. Ia juga mendukung 
kebijakan Bupati Batu Bara Zahir yang memperpanjang masa belajar bagi para pelajar di luar kelas sampai tanggal 11 April melalui surat edaran nomor 420/2077 tanggal 27 Maret 2020.

"Karena secara nasional BNPB telah memperpanjang status keadaan tertentu darurat wabah penyakit akibat virus Korona melalui keputusan Nomor 13A tahun 2020," tegas Nanda Octavian.

Reporter : Hendrik Hutabarat Editor : M.Rohali 183