loader

Stok Langka, Sejumlah Apotek di Prabumulih Pasang Pengumuman Masker Habis

Foto

PRABUMULIH, GLOBALPLANET - GLOBALPLANET, mendatangi sejumlah apotek yang ada disepanjang jalan Jenderal Sudirman kota Prabumulih dan sebagian besar apotek memasang pengumuman bertuliskan "masker kosong" di pintu masuknya.

"Memang kosong sih, ya sudah beberapa kali kita pesan, memang tidak ada barangnya termasuk han sanitizer. Masih kosong sampai sekarang kosong," ucap Erin, apoteker pendamping Kimia Farma. Selasa (31/03/2020).

Dikatakan Erin, kita tidak tau sampai kapan, dan belum bisa kita janjikan. Yang pasti stok nya lagi kosong semua, terus sudah berusaha pesen gitu, masih kosong juga dan harga masih stabil kok.

"Untuk harga masker kami memang tidak menaikan, anjuran dari pusat untuk tidak menaikan harga masker. Harga normal Rp 2000 per satu pcs nya," tegasnya.

Terpisah, Grace (20) Kasir apotik Joe Farma mengatakan, sudah dua bulan ini masker kosong pak. Dari pusatnya yang kosong, kita sudah berapa kali pesan tapi belum ada.

"Sudah dua bulan terakhir masker kosong pak, harga masker Sensi masih Rp 40000 per satu kotaknya," ucapnya.

Semtentara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Prabumulih, Dr Happy Tedjo menjelaskan, bahwa kita kemaren itu sudah dirapatkan pak Wali kota, sampe pihak inspektorat, siapa yang megang info tentang pengadaan APD masker kayak gitu kita mau beli.

"Siapa siapa saja yang punya info, tolong diinfo kan dan tetap kita butuh, termasuk kepolisian, kejaksaan siapa yang pengadaan itu. Makanya sekarang penggunaan APD masker itu untuk yang meriksa atau untuk yang sakit. Jangan menghambur hamburkan ini, karena kita gak tau diberapa lama ini",ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Prabumulih saat dibincangi melalui via telepon, Selasa (31/03/2020).

Dikatan Dr Tedjo, kalaupun ada, saya saja tidak pakai APD masker. Asal siapa yang petugas yang tugasnya memeriksa itu yang diutamakan dulu.

"Saya tidak pakai itu kalaupun ada, siapa yang petugas yang tugasnya memeriksa itu yang dulu." Tegasnya singkat.

"Sampe sekarang belum ada kontribusi perusahaan BUMN yang ada diPrabumulih. Kemarin ada tim mau butuh 1000 pcs, gak dapet dapet sampe sekarang," ucap Dr Tedjo saat dicecar pertanyaan oleh awak media, mengenai kontribusi BUMN terhadap pangadaan APD masker ini.

Share

Ads