Berita :: GLOBALPLANET.news

Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin bersama Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem dan Dandim 0401/Muba Letkol Arm Muh Saifuddin KZ saat menyalurkan secara simbolis bakti sosial untuk dilanjutkan ke seluruh polsek dan dibagikan kepada masyarakat. (Foto: Amarullah Diansyah)

21 April 2020 11:48:00 WIB

MUBA, GLOBALPLANET - Polres Musi Banyuasin membagikan 3.000 paket sembako bagi masyarakat terdampak langsung Covid-19 di Bumi Serasan Sekate. Pembagian paket sembako itu dilakukan secara serentak diseluruh kecamatan melalui Polsek-Polsek.

"Bakti sosial ini dilakukan Polri secara serentak termasuk Polres Muba. Paket sembako ini dibagikan kepada masyarakat terdampak langsung Covid-19," ujar Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, Selasa (21/4/2020).

Ribuan paket sembako tersebut kata dia, berisikan beras, mie instan, minyak goreng, dan gula. Beras yang dibagikan berjumlah 18 ton, mie instan 400 kardus, minyak makan 2 ton. "Paket sembako ini didapat dari sumbangan keluarga besar Polres Muba, ditambah dengan CSR sejumlah perusahaan, dan sumbangan individu masyarakat," kata dia.

Adapun mekanisme pembagian, sambung dia, paket sembako didistribusikan ke seluruh Polsek dan dilanjutkan pembagian kepada masyarakat terdampak dengan cara door to door. Hal itu dilakukan guna menghindari terjadinya penumpukan massa atau kericuhan saat pembagian.

"Selain masyarakat terdampak langsung, paket sembako juga kita berikan kepada Pondok Pesantren dan Panti Asuhan yang ada di Muba. Kebersamaan adalah hal yang penting harus kita lakukan dalam menghadapi Covid-19," jelas dia.

Dalam kesempatan itu pula, mantan Kapolres Banyuasin ini juga mengingatkan masyarakat untuk tetap mentaati segala aturan yang dikeluarkan pemerintah, mulai dari menerapkan psychal distancing, menggunakan masker, tetap berada di rumah, dan menjaga kebersihan. "Saya ingatkan lagi, masyarakat wajib mentaati segala aturan yang dikeluarkan pemerintah dalam hal pencegahan," tegas dia.

Sementara, Bupati Muba, Dodi Reza Alex Noerdin, menuturkan, beberapa hari belakangan ini pihaknya selalu turun bersama TNI, Polri, organisasi kepemudaan dan lainnya untuk melakukan pemutusan mata rantai Covid-19. Dimana berbagai tindakan telah dilakukan, mulai dari penyemprotan disinfektan, pembangunan dapur umum, dan menjalankan bakti sosial. 

"Kita tidak bisa melakukan aksi-aksi yang seperti biasa. Beberapa daerah sudah diterapkan zona merah, kita berada di daerah berbatasan. Jadi, kita pastikan, pemeriksaan salah satunya diperbatasan terjauh Muba di Bayung Lencir, kendaraan dan orang yang masuk diperiksa, ada yang menunjukkan gejala langsung dilakukan rapid test, dan kita siapkan ruang isolasi," tandas dia.

Reporter : Amarullah Diansyah Editor : Zul Mulkan 237