Berita :: GLOBALPLANET.news

Aziz, salah satu tukang becak motor (bentor) beridiri ditengah median jalan, saat mengatur kendaraan yang melintas di Jalan Kapten Anwar Sastro yang tergenang banjir, Sabtu (9/12/2017). (Foto: Karerek/GLOBALPLANET.news)

09 Desember 2017 16:36:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - Hujan yang terjadi pada Jumat (09/12/2017) malam dengan intensitas cukup tinggi dalam waktu yang lama, membuat beberapa lokasi di Kota Palembang terendam banjir, salah satunya di persimpangan Jalan Kapten Anwar Sastro.

Ketinggian air yang merendam ruas jalan tersebut mencapai lutut orang dewasa. Akibat kondisi ini, membuat sebagian pengendara yang melintas khususnya roda dua terpaksa berbalik arah untuk menghindari genangan air tersebut.

Salah satunya, Adi Anggara (25) warga Palembang. Dirinya mengaku terganggu dengan genangan air di simpang tiga Jalan Anwar Sastro tersebut. Bahkan, ia terpaksa memutar arah dan mencari jalan alternatif lain.

"Jelas terganggu, karena saya jadi telat ngantor. Saya sempat berhenti dan melihat sepeda motor lain yang melintas, takutnya kalau knalpot motor tenggelam, bisa rusak sepeda motor saya," ujarnya.

Sebagai warga Palembang, Adi berharap agar pemerintah dapat melakukan pembenahan terhadap lokasi yang langganan banjir di saat turun hujan lebat, seperti di pertigaan Jalan Kapten Anwar Sastro.

Bahkan dari pengamatan di lapangan, terlihat salah seorang tukang becak motor (bentor) berinisiatif mengatur arus lalu lintas di lokasi banjir tersebut, agar pengendara tidak terjebak dan masuk dalam drainase yang berada di sisi jalan.

"Genangan air lumayan tinggi, kalau masih pagi air mencapai lutut orang dewasa. Agar pengendara tidak masuk parit, saya mengarahkan kendaraan mereka agar mengambil posisi ke kanan jalan," kata Aziz, saat berdiri ditengah median jalan sambil mengatur kendaraan yang melintas.

Menurutnya, kondisi banjir tersebut diperkirakan baru terjadi sejak beberapa bulan terakhir, atau tepatnya setelah adanya penggalian tanah untuk pemasangan pipa gas. Akan tetapi, secara pasti Aziz tidak mengetahui penyebab terjadianya genangan air tersebut. 

"Parit dari arah Jalan Kapten Anwar Sastro mengalir ke arah Lorong Kulit (Samping Bank BNI). Kalau gorong-gorong di bawah tanah itu buntu, maka air tidak bisa mengalir," jelasnya.

Berdasarkan pantauan GLOBALPLANET,news, sekitar pukul 09.15 WIB, terlihat ada petugas dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Palembang, Bidang Pengendalian Banjir dan Drainase yang datang ke lokasi untuk membersihkan gorong-gorong yang diduga tersumbat oleh sampah dan menjadi penyebab utama air tidak mengalir. Setelah dilakukan pembersihan oleh petugas, baru air berangsur mengering.

"Kita sudah beberapa kali melakukan pembersihan pada gorong-gorong ini. Biasanya tersumbat oleh sampah, sehingga air dari arah Jalan Kapten Anwar Sastro yang mengalir ke arah Lorong Kulit jadi tidak lancar," kata salah satu petugas PU Kota Palembang.

Untuk itu, masyarakat khususnya warga Kota Palembang diminta berhati-hati saat melintas dibeberap titik yang rawan banjir. Terlebih lagi, saat ini kondisi cuaca sedang musim penghujan.
 

Reporter : Karerek Editor : Amizon 622