Berita :: GLOBALPLANET.news

Team SW Sat Reskrim Polres OKU Timur, terpaksa mengambil tindakan tegas terukur dengan cara melumpuhkan tersangka Curas Rizal alias Dor.(Foto: Ist)

09 Mei 2020 16:26:00 WIB

OKUT, GLOBALPLANET - Team Shadow Walet (SW) Sat Reskrim Polres OKU Timur. Terpaksa mengambil tindakan tegas terukur dengan cara melumpuhkan tersangka Curas Rizal alias Dor warga Desa Surabaya Kecamatan Madang Suku III, OKU Timur. Karena saat akan ditangkap rumahnya pada Sabtu (09/05/2020) sekitar pukul 05.45 Wib melalukan perlawanan dan berusaha kabur.

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya, SH, SIK, melalui Kasat Reskrim AKP M Ikang Ade Putra, SIK, didampingi Kasubag Humas Iptu Yuli, SH, mengatakan, saat akan ditangkap tersangka Rizal alias Dor memberikan perlawanan dan berusaha kabur dari kejaran Team SW yang berusaha meringkusnya. Karena tersangka tidak juga menyerahkan diri akhirnya dilalukan tindakan tegas terukur.

Kemudian dari keterangan tersangka  Rizal terungkap nama-nama pelaku lain diantaranya MT (14) Dinet Susanto (36) keduanya warga Desa Surabaya, Kecamatan Madang suku III,  OKU  Timur. Lalu Team SW  melakukan pengejaran dan berhasil menangkap tersangka MT di Kampung 6 Desa surabaya, Kecamatan Madang Suku 3 dan Pelaku Dinet di tempat yang berbeda.

"Saat dilakukan penangkapan tersangka Rizal melakukan perlawanan dan berusaha kabur kemudian pelaku berhasil dilumpuhkan oleh petugas dengan tindakan tegas dan terukur pada kaki kiri dan kanan,"tegasnya.

Penangkapan terhadap komplotan Curas berdasarkan Laporan polisi: LP-B/ 11 /IV/2020/SUMSEL/OKUT/SEK MDS II tanggal 23 April 2020. Aksi Curas yang dilancarkan komplotan ini terjadi pada Sabtu (11/05/2020) sekitar pukul 15.30 wmWib di Jalan poros Desa Surabaya Kecamatan Madang Suku III OKU Timur. Terhadap korban Ts (17)  warga Desa Tridadi Dusun  II Kecamatan Madang Suku II OKU Timur.

Ketika itu korban hendak pulang ke Desa Tridadi, Kecamatan Madang SukuII dari Desa Surabaya, Kecamatan Madang Suku III, berboncengan bersama temannya di TKP korban di kejar dan dipepet oleh dua  orang tidak dikenal.  Kemudian korban diberhentikan tersangja  berkata turun-turun jika dak kutembak. Sehingga korban berhenti kemudian salah anggota komplotan "Gerandong"  turun dan mengambil sepeda motor jenis honda beat Warna hitam Bernopol   BG 6191 YAI yang dikendarai korban.

Reporter : Dadang Dinata Editor : M.Rohali 2224