Berita :: GLOBALPLANET.news

Mayat korban bersimbah darah sebelum dievakuasi. (Foto: Hardoko Susanto)

19 Mei 2020 20:34:00 WIB

PRABUMULIH, GLOBALPLANET - Seorang pria tewas bersimbah darah Selasa sore (19/5/2020) menggemparkan warga di depan sebuah salon di Jalan Nias, Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur, Prabumulih di Sumsel. Saksi mata menyebutkan, korban dikejar dan dikeroyok tiga pria bersenjata parang panjang.

Belum diketahui persis motif pengeroyokan yang berujung pada kematian korban. Belakangan diketahui korban bernama Amin alias Anang Gondrong (45) warga Jalan Bima, Kelurahan Wonosari, Kecamatan Prabumulih Utara.

Informasi yang berhasil dihimpun, seorang saksi bernama Fitri (36) warga sekitar TKP. Saat itu ia tengah duduk di depan rumah, tiba-tiba korban berlari dikejar oleh tiga orang pria membawa senjata tajam jenis parang.

Satu orang pria mengejar menggunakan sepeda motor seraya membawa parang, sedangkan dua orang lainnya berlarian mengejar korban. Tak lama kemudian terdengar suara ribut seperti orang berkelahi.

Selanjutnya ketiga pelaku kemudian langsung kabur mininggalkan korban yang sudah terkapar bersimbah darah tepat di depan salon Asna yang berada persis dengan rumah saksi.

Melihat itu Fitri langsung berteriak histeris dan meminta tolong warga. Sontak saja warga langsung berhamburan dan melaporkan kasus tersebut ke polisi.

"Aku dak lihat persis waktu mereka ribut. Soalnya aku takut dan cuma dengar dari balik pintu. Setelah mereka kabur aku baru keluar rumah dan lihat korbannya sudah bersimbah darah depan pintu salon," ujar Fitri.

Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudharmaya melalui Kapolsek Prabumulih Timur AKP Kompol Alhadi Ajansyah didampingi Kanitreskrim Ipda Ferdy menjelaskan, pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Menurutnya kuat dugaan korban meninggal akibat dikeroyok, mengingat banyak terdapat luka di sejumlah tubuh korban.

"Kejadian ini masih kita selidiki, termasuk masalah modus dan siapa pelaku yang telah mengeroyok korban hingga tewas. Saat ini korban sudah dilarikan ke RSUD Prabumulih untuk divisum," katanya.

Reporter : Hardoko Susanto Editor : Zul Mulkan 908