Berita :: GLOBALPLANET.news

Penyerahan bantuan APD di RS Pelabuhan. (Foto: Ist)

20 Mei 2020 06:02:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Satuan Tugas (Satgas) lawan covid-19 DPRD Palembang menyalurkan ribuan APD kepada tiga rumah sakit untuk membantu tenaga kesehatan yang berjibaku menangani pasien Covid-19, Selasa, (19/5/2020).

Koordinator Satgas Covid-19 DPRD Kota Palembang, Adzanu Getar Nusantara mengatakan, penyaluran APD sebagai bentuk kepedulian nyata Satgas Lawan Covid-19 DPR RI melalui Satgasda lawan Covid-19 DPRD Kota Palembang dalam melawan covid-19 terutama untuk tenaga medis karena hasil observasi kebeberapa RS rujukan tersebut didominasi keterbatasan.

"Kondisi inilah yang kami laporkan ke Satgasnas (Satgas Nasional) DPR RI. Alhamdulillah, Satgas Lawan Covid-19 DPR RI langsung merespon dan mengirimkannya kesini. Adapun bantuannya sejumlah 3 box yang terdiri-dari baju APD (Hazmat) sebanyak 150 pcs, kaca mata googles 60 pcs, masker medis 900 pcs, masker N95 600 pcs, alat Rapid Test 120 pcs dan handsoap sebanyak 50 botol," kata Adzanu.

Terkait kekurangan APD dalam menangani pasien terpapar virus covid-19, kondisi ini sangat mengkhawatirkan jika tenaga medis tidak dilengkapi APD yang sempurna. Sementara grafik pasien positif covid-19 di Kota Palembang terus menunjukkan angka yang meningkat.

Ia melanjutkan, saat ini baru 3 RS rujukan yang diberikan bantuan yang lain dalam proses pengajuan ke Satgas Nasional. "Bantuan Satgas DPR RI tiba hari, Minggu, (17/5) dan hari ini langsung kami distribusikan ke 3 Rumah sakit. Di antaranya RSUD BARI, RS Muhammadiyah dan RS Pelabuhan," bebernya.

Upaya lain yang dilakukan, pihaknya bersama Pemerintah Kota Palembang telah melaksanakan realokasi dan refocusing anggaran sebagaimana SKB Menteri guna memaksimalkan penanganan virus covid-19 di Kota Palembang. "Kami siap bersinergi dan bahu membahu dengan Pemkot Palembang dalam penanganan covid-19, kita juga mengapresiasi kinerja Bapak Walikota Palembang H.Harnojoyo yang cepat tanggap dalam menyikapi dampak virus ini," ujarnya.

 

Reporter : Rachmad Kurniawan Editor : Zul Mulkan 68