Berita :: GLOBALPLANET.news

PLT Bupati Muaraemim H Juarsah SH serta Kapolres Muaraemim AKBP Donni Eka Syaputra saat pertemuan dengan warga Segayam terkait tindakan di rumah kades Segayam. (Foto: ist)

23 Mei 2020 08:41:00 WIB

MUARA ENIM, GLOBALPLANET - Kapolres Muara Enim AKBP Donni Eka Syaputra dan Plt Bupati Muara Enim Juarsah turun langsung mencegah kembali terulang amukan warga di rumah kepala desa. Seperti yang terjadi di Desa Segayam, Kecamatan Gelumbang yang hancur setelah ratusan warga mengamuk terkait BLT dana desa.

Pertemuan digelar di Kantor Desa Segayam membahas permasalahan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) yang terjadi antara Kades Desa Segayam dan masyarakat Kampung 1 Desa Segayam.

Kapolres Muara Enim AKBP Donni Eka Syaputra SH, SIK, MM ketika berjumpa dengan warga segayam, Jumat (22/5/2020) menegaskan bahwa peristiwa anarkis yang terjadi di rumah Kades Desa Segayam Kamis malam ditegaskan untuk yang terakhir dan pihak kepolisian tidak segan-segan menindak tegas jika terjadi lagi anarkis.

"Kita mengimbau jika ada tuntutan dari warga atas adanya dugaan seorang kades yang menurut warga menyelewengkan anggaran dana desa saat dia memimpin desa ini. Sebaiknya dilaporkan ke pihak inspektorat dan pihak kepolisian tinggal menunggu hasil pemeriksaan inspektorat. Dan jika dari hasil pemeriksaan inspektorat seorang kades disinyalir melanggar hukum akan kita ungkap dan kita periksa," ujarnya. 

Dikatakan Kapolres, tindakan anarkis tidak dibenarkan dalam hukum dan ditegaskan ini untuk yang terakhir khususnya di wilayah hukum Polres Muara Enim. Marilah warga bersama-sama mendinginkan keadaan dan juga berpesan agar anak-anak muda dari Karang Taruna Desa Segayam untuk menahan emosi.

"Saya tegaskan kejadian ini untuk yang terakhir, dan semua pihak diminta untuk saling menjaga kerukunan dan lebih mengedepankan melalui musyawarah. Nah, kalau terjadi lagi anarkis kami dari pihak kepolisian tidak segan-segan memberikan tindakan tegas," pesannya.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Muara Enim H Juarsah SH mengingatkan agar masyarakat dapat bersabar terkait perihal mengenai data bantuan dari Kemensos maupun BLT-DD yang diperuntukkan bagi masyarakat di masing-masing desa.

"Terkait data yang menerima bansos bahwa data yang lama masih muncul dari pusat tersebut, dan bukan murni kesalahan kades, karena data lama yang keluar dari dinas sosial data lama. Dan kita akan perbaiki kedepan data yang baru pada bulan Juli nanti pada Kemensos data yang valid untuk bantuan dari Kemensos seperti PKH, BPNT, BST maupun jenis bantuan lainnya. Datanya sudah valid kami minta harus diumumkan ke masyarakat agar tidak terjadi salah paham," terangnya.

"Apalagi ini momen ramadhan dan situasi saat ini tengah wabah pandemi virus corona, marilah kita sama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondunsif," ajak orang nomor satu di Bumi Serasan Sekundang itu.

Pantauan media ini tampak penjagaan ketat oleh aparat personil Polres Muara Enim dan personil TNI Koramil 404-01 turun, guna mengatisipasi keadaan atas terjadinya tindakan aksi anarkis yang terjadi di kediaman Kades Desa Segayam Kecamatan Gelumbang Kabuapaten Muara Enim tersebut. 

Reporter : Hardoko Susanto Editor : Zul Mulkan 59