Berita :: GLOBALPLANET.news

Jubir Pemerintah untuk Covid-19, Achmad Yurianto. (Foto: Ist)

24 Mei 2020 18:03:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Kendatipun lebaran Idul Fitri, kasus Covid-19 terus berubah. Secara nasional kasus positif bertambah 526 menjadi 22.271, dan Sumsel bertambah 11 orang sehingga menjadi 736 kasus.

Begitu pun dengan pasien sembuh naik menjadi 5.402 setelah ada penambahan 153 orang. Sementara sembuh di Sumsel bertambah dua orang sehingga total 100 pasien yang sembuh. Untuk kasus meninggal, Sumsel juga nambah dua menjadi 25 kasus. Secara nasional naik 21 orang menjadi 1.372 kasus meninggal.

Berdasarkan data yang direles BNPB dari Gugus Tugas, untuk sebaran kasus sembuh dari 34 Provinsi di Tanah Air, DKI Jakarta tertinggi yakni 1.586 kemudian Jawa Barat 479, Jawa Timur sebanyak 465, Sulawesi Selatan 456, Bali 293, dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 5.402 orang.

Kriteria pasien sembuh yang diakumulasikan tersebut adalah berdasarkan hasil uji laboratorium selama dua kali dan ketika pasien tidak ada lagi keluhan klinis.

Kemudian, lima provinsi dengan angka kasus positif terbanyak adalah Provinsi DKI Jakarta dengan total kasus 6.634 disusul Jawa Timur sebanyak 3.663 Jawa Barat 2.091, Jawa Tengah 1.309, Sulawesi Selatan 1.296 dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 22.271orang.

Selanjutnya Gugus Tugas merincikan data positif COVID-19 lainnya di Indonesia yaitu di Provinsi Aceh 19 kasus, Bali 394 kasus, Banten 789 kasus, Bangka Belitung 39 kasus, Bengkulu 69 kasus, Yogyakarta 226 kasus.

Selanjutnya di Jambi 95 kasus, Kalimantan Barat 168 kasus, Kalimantan Timur 276 kasus, Kalimantan Tengah 308 kasus, Kalimantan Selatan 599 kasus, dan Kalimantan Utara 164 kasus.

Kemudian di Kepulauan Riau 154 kasus, Nusa Tenggara Barat 478 kasus, Sumatera Selatan 736 kasus, Sumatera Barat 478 kasus, Sulawesi Utara 230 kasus, Sumatera Utara 311 kasus, dan Sulawesi Tenggara 215 kasus.

Adapun di Sulawesi Tengah 121 kasus, Lampung 109 kasus, Riau 111kasus, Maluku Utara 100 kasus, Maluku 159 kasus, Papua Barat 130 kasus, Papua 556 kasus, Sulawesi Barat 86 kasus, Nusa Tenggara Timur 79 kasus, Gorontalo 58 kasus dan dalam proses verifikasi lapangan 21 kasus.

Reporter : globalplanet Editor : Zul Mulkan 355