Berita :: GLOBALPLANET.news

29 Mei 2020 08:23:52 WIB

OKI, GLOBALPLANET - Sebagai penggerak denyut nadi perekonomian masyarakat, pasar menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Hal ini terungkap pada saat rapat koordinasi gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, Kamis (28/5/2020) di ruang kerjanya Bupati OKI.

Dalam rapat tersebut, Bupati OKI, H. Iskandar, SE, menegaskan bahwa seluruh anggota Gugus Tugas harus terus solid bekerjasama menangani Covid-19 ini, karena kita semua dalam tugas kemanusiaan, kita harus terus solid. Jika ada masalah di Iapangan segera Iaporkan untuk kita cari penyelesaiannya.

"Untuk para camat jangan ragu untuk mengajukan dana kegiatan, segera sampaikan kegiatan apa saja yang diperlukan kepada Gugus Tugas," ujar Bupati OKI, H. lskandar, SE.

Lanjutnya, dalam masa pandemi ini jangan berhenti menyampaikan kepada masyarakat mengenai protokol kesehatan, Physical Distancing, menjaga kesehatan dan imun tubuh dengan mengkonsumsi makanan yang sehat, sebisa mungkin hindari keramaian, gunakan masker dan cuci tangan, ini memang terlihat sederhana tapi terbukti ampuh menekan penyebaran Covid-19," tutupnya.

Sebelumnya, pada rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati OKI, H. Iskandar, SE, berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) yang membidangi tugasnya masing-masing melaporkan kepada Bupati OKI, H. Iskandar, SE, hal-hal yang akan dilakukan dan telah dilakukan, termasuk perkembangannya, sebagai upaya penanganan dalam membahas pengelolaan pasar di Kabupaten OKI, selama masa pandemi Covid-19 di Bumi Bende Seguguk.

Kepala Dinas Perdagangan, menyampaikan dalam Iaporannya bahwa di OKI terdapat lebih kurang 92 Pasar Kalangan (Pasar Mingguan) yang tersebar di desa-desa dalam 18 Kecamatan, ditambah dengan 5 pasar tetap harian. "Setiap hari pengoprasian pasar tersebut akan dibantu oleh personil Dinas Satpol PP dan Damkar, untuk melakukan disinfektasi disetiap pasar atau kalangan, termasuk juga telah disiapkan tempat cuci tangan bagi penjual dan pembeli," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sat Pol PP dan Damkar, Rahman, melaporkan bahwa semua petugas yang melakukan disinfektasi dilakukan secara bergiliran di setiap tempat, agar tenaga personel tidak terlalu terdisforsir dan diberikan insentif.

Sedangkan laporan Kadinkes OKI, Iwan Setiawan, S.KM, M.Kes, mengatakan bahwa sampai saat ini sudah terdata hampir 11 ribu masyarakat yang melakukan perjalanan dari wilayah terjangkit dan sudah diarahkan untuk isolasi mandiri. Kedepan Dinas Kesehatan Kabupaten OKI akan melakukan pembagian vitamin massal. "Untuk tahap awal pembagian vitamin sudah dilakukan kepada para petugas," jelasnya.

Disisi lain, para Camat se-Kabupaten OKI juga melaporkan bahwa semua posko Gugus Tugas di tingkat kecamatan dan desa telah berusaha semaksimal mungkin mencegah dan menangani penyebaran Covid-19, dengan cara sosialisasi kepada warga dan melakukan disinfektasi secara berkesinambungan. 

Reporter : Eko Saputra Editor : M.Rohali 410