Berita :: GLOBALPLANET.news

Utusan dari Zidam II Sriwajaya dan PU PR Sumsel sedang melakukan audiensi dengan Bupati OKU Timur sebelum melaksanakan pembangunan jembatan gantung di Desa Pulau Negara, Kecamatan BP Peliung. (Foto: ist)

29 Mei 2020 13:48:00 WIB

OKUT, GLOBALPLANET - Pasca ambruknya jembatan penghubung di Desa Pulau Negara, Kecamatan BP Peliung. Pemkab OKU Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) langsung melakukan koordinasi dengan Provinsi Sumsel. Langkah yang dilakukan Pemkab OKU Timur ini mendapat respon dari Gubernur Sumsel H Herman Deru, SH, sehingga jembatan yang roboh segera dibangun kembali.

Kadin PU TR OKU Timur Aldi Gurlanda, ST, MM, pada Jumat (29/05/2020) mengatakan, pasca ambruknya jembatan di Desa Pulau Negara Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi, S.Sos, MSi mengirim surat ke Gubernur Sumsel H Herman Deru, SH dan mendapat respon dari Gubernur Sumsel sehingga jembatan Desa Pulau Negara segera dibangun.

Sebelum dilakukan pembangunan sudah dilakukan kajian-kajian. Bahkan utusan dari Zidam II Sriwajaya dan PU PR Sumsel sudah melakukan audiensi dengan bupati dan meninjau langsung jembatan bersama PU PR OKU Timur. Adapun perwakilan dari Zidam yang hadir Letkol Kusmanto, dan PU PR Sumsel Apandi.

Jembatan tersebut direncanakan jembatan gantung dengan panjang 180 meter dengan lebar 2 meter tona 2,5 ton. Pembangunan jembatan gantung permintaan masyarakat dan perangkat desa."Alhamdulilah surat yang disampaikan pak bupati direspon oleh pak gubernur sehingga jembatan yang roboh bisa secepatnya dibangun,"tambahnya.

Aldi juga menambahkan untuk pekerjaan diserahkan ke PU PR Provinsi dan OKU Timur hanya menerima fisik, seluruh pembiayaan dari provinsi."Kita hanya menerima fisiknya saja untuk pengerjaan dan pembiayaan dari Dinas PU TR Provinsi,"jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya ambruknya jembatan khusus roda dua yang membentang di Sungai Komering Desa Pulau Negara, Kecamatan BP Peliung OKU Timur. Mendapat perhatian Pemkab OKU Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) setempat.

Untuk melihat kondisi jembatan yang ambruk Kepala Dinas (Kadin) PUTR OKU Timur Aldi Gurlanda, ST, MM, bersama tim pada Jumat (08/06/2020) sore meninjau ke lokasi jembatan penghubung antara Desa Pulau Negara dan beberapa desa yang berada di seberang Sungai Komering.

Selama jembatan ini menjadi satu-satunya askses bagi petani yang akan ke ladang maupun ke sawah dan saat mengangkut hasil panen. Dengan ambruknya jembatan ini membuat aktifitas warga menjadi terganggu.

Kadin PUTR OKU Timur Aldi Gurlanda, ST, MM, mengatakan, setelah mendapat informasi tentang ambruknya jembatan yang pernah ditinjau belum lama ini, dia dan stafnya langsung mendatangi lokasi jembatan tersebut guna memastikan kondisi jembatan.

"Senin 11 Mei 2020 tim konsultan turun ke lapangan untuk evaluasi jembatan Pulau Negara, berdasarkan hasil evaluasi tim konsultan nanti baru bisa dilakukan langkah-langkah selanjutnya,"ungkapnya.

Sebelum ambruk kondisi jembatan memang sudah mengkhawatirkan akibat bagian tengah jembatan turun dan membahayakan.Kondisi jembatan tersebut sudah melengkung, pagar besi jembatan banyak yang lepas. Karena itu sebenarnya sudah direncanakan untuk perbaikan jembatan sepanjang 176 meter

namun keburu ambruk,katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, akibat diterjang derasnya arus air Sungai Komering, membuat jembatan khusus roda dua di Desa Pulau Negara Kecamatan Buay Pemuka Peliung, OKU Timur ambruk. Peristiwa ini terjadi pada Jumat (08/05/2020).

Akibat ambruknya jembatan sepanjang 176 meter itu, akses warga dan petani mengalami lumpuh total. Sebelum jembatan ambruk, memang kondisi jembatan sudah sangat mengkhawatirkan karena kondisi jembatan mengalami turun. Warga berharap Pemerintah segera melakukan perbaikan terhadap jembatan tersebut sehingga dapat membantu aktifitas petani dan warga dapat berjalan kembali.

Reporter : Dadang Dinata Editor : M.Rohali 708