Berita :: GLOBALPLANET.news

Ketua DPRD OKI Abdiyanto SH MH.

03 Juni 2020 17:47:53 WIB

OKI, GLOBALPLANET - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Abdiyanto SH MH mengimbau agar masyarakat tidak terlena dengan istilah new normal dan memahami betul situasi yang akan segera diterapkan di Kabupaten tersebut. Menurutnya, new normal ini bukan berarti masyarakat bebas menjalankan aktivitas seperti sebelum datang wabah Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Dijelaskannya, pada situasi new normal ini memang masyarakat dipersilahkan kembali untuk menjalankan aktivitas, bekerja ataupun mencari rezeki. Namun, ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten OKI tersebut mengingatkan agar masyarakat tetap patuh atau disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19.

“Kita diberi keringanan untuk beraktivitas ini untuk memperketat kewaspadaan, dalam artian protokol kesehatan betul-betul dijaga dan diterapkan agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” tegasnya.

Menurutnya, kurun waktu beberapa bulan terakhir pasca kehadiran pandemi ini cukup untuk dijadikan pengalaman dalam menjalankan aktivitas ke depan agar bagaimana untuk tidak tertular virus ini. Tentunya, dengan mematuhi protokol kesehatan seperti menjaga jarak atau tidak berkerumun, rajin mencuci tangan, menggunakan masker hingga menjaga stamina dan imunitas tubuh.

Dia berharap, dengan kondisi normal baru ini apa-apa yang sebelumnya tidak dapat berjalan normal dapat kembali seperti semula, seperti perekonomian, kegiatan keagamaan, sosial dan lainnya. “Kalau kata presiden kita harus berdamai, artinya kita harus menerima bahwa di tengah kita ada virus tapi tidak menghilangkan atau membatasi kinerja kita, kehidupan kita tetap berlangsung dengan mengikuti protokol kesehatan. Dengan begitu kita harus menjaga jangan sampai tertular,” ujarnya.

Dengan tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan dalam beraktivitas, tambah Abdiyanto nihil kasus positif sebagaimana yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKI sebelumnya bisa tetap dipertahankan agar tidak muncul kasus positif COVID-19 baru. 

Reporter : Eko Saputra Editor : M.Rohali 470