loader

Palembang Perketat Protokol Kesehatan di Pasar

Foto

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Direktur Utama PD Pasar Palembang Jaya, Abdul Rizal mengatakan, Pemkot Palembang menjadikan Pasar Modern Plaju menjadi pasar percontohan standar protokol kesehatan yang harus diterapkan di seluruh pasar di Palembang di tengah PSBB Palembang yang memasuki gelombang kedua.

Protokol kesehatan yang disediakan diantaranya menyediakan fasilitas pembasuh tangan untuk laki-laki dan perempuan, menyediakan alat pengukur suhu tubuh, penggunaan masker, pembatasan jarak antar pedagang dan pembeli, dan membuat jalur masuk dan keluar pasar satu arah.

“Pasar akan kita perketat protokol kesehatannya paling tidak sama dengan protokol kesehatan di mall, kita juga meminta kepada tim gugus untuk menambah penjagaan di setiap tiap pasar,” jelasnya, Rabu (3/6/2020).

Cara satu arah ini bakal diterapkan di pasar yang berada di naungan PD Pasar Palembang Jaya terutama pasar yang memiliki gedung. "Nanti akan kita lihat sesuai dengan kemampuan masing-masing pasar. Kecuali hamparan atau pedagang PKL seperti yang di Pasar 26 Ilir. Meski begitu mereka tetap kita imbau untuk mematuhi protokol kesehatan," tegasnya.

Personel dari TNI-Polri dan Satpol PP akan ditambah untuk mengkampanyekan protokol kesehatan di pasar.

Sebelumnya Pemkot Palembang menutup dua pasar tradisional, yaitu Pasar Kebun Semai di Sekip dan Pasar Kebun Bunga di Sukarami setelah disinyalir pedagang di kedua pasar tersebut terpapar Covid-19.

Rizal mengaku, pihaknya sudah melakukan rapid test di kedua pasar tersebut dan direncanakan akan melakukan hal yang sama di seluruh pasar di Palembang. “Dari hasil rapid di Pasar Kebun Semai, ada sekitar 14 pedagang yang reaktif, selanjutnya akan kita lanjutkan ke swab, sementara untuk di Pasar Kebun Bunga tercatat negatif semua,“ ungkapnya.

Sementara saat meninjau Pasar Tradisonal Plaju, Wali Kota Palembang Harnojoyo mengapresiasi pedagang yang telah disiplin dan menerapkan protokol kesehatan. Disiplin terhadap protokol kesehatan, maka roda perekonomian akan tetap berjalan dan kesehatan pedagang dapat dipertahankan. “Dua aspek yang harus selaras, ekonomi dan kesehatan. Kita menuju tatanan kehidupan baru, jadi kita sosialisasikan pentingnya menjaga protokol kesehatan,” ujar Harnojoyo.

Share

Ads