Berita :: GLOBALPLANET.news

Lurah dan kades memandangi saluran air yang dipenuhi tumpukan sampah. (Foto: Hardoko Susanto)

22 Juni 2020 16:27:12 WIB

PRABUMULIH, GLOBALPLANET - Curah hujan yang masih tinggi mengakibatkan genangan atau banjir di sejumlah wilayah di Prabumulih. Untuk mengatasinya, Pemkot Prabumulih meminta kades dan lurah melakukan pendataan untuk menjadi masukan bagi dinas terkait.

“Lurah/kades sudah kita perintahkan, khususnya daerah rawan banjir untuk menginventarisir penyebab banjir. Sehingga, bisa menjadi masukan dan dicarikan solusi oleh Pemerintah kota (Pemkot) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR),” ujar Wali Kota Prabumulih Ridho Yahya, Senin (22/6/2020).

Informasi dihimpun dari sejumlah lurah/kades sementara ini, kata Ridho, penyebab banjir karena curah hujan tinggi. Sehingga, selokan atau drainase tidak mampu menampung air karena ada penyempitan atau penyumbatan karena sampah. "Khususnya banjir karena sampah. Kita imbau, agar masyarakat tidak membuang sampah di selokan. Karena itulah, penyebab utama banjir. Disebabkan, selokan tidak bisa mengalir dengan lancar,” terang suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini.

Ridho melanjutkan, kades dan lurah diharapkan segera membuat laporan sehingga dapat diupayakan solusi penanganan banjir. Masih kata dia, meskipun banjir yang terjadi di Prabumulih tidak berlangsung lama, sehabis hujan langsung surut. “Memang ada merendam rumah warga, tetapi kejadiannya tidak lama. 2-3 jam sudah turun hujan, kembali surut. Jika ada yang cukup lama, laporkan kepada kita (Pemkot, red). Akan kita tindaklanjuti,” pungkasnya.

Reporter : Hardoko Susanto Editor : Zul Mulkan 462