Berita :: GLOBALPLANET.news

Kepala BNPB Doni Monardo bersama Menteri LHK Siti Nurbaya saat memberikan keterangan pers usai Rapat Terbatas (ratas), Selasa (23/6). (Foto: Humas Setkab)

24 Juni 2020 11:00:00 WIB

JAKARTA, GLOBALPLANET - Kepala Badan Nasional dan Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo mengatakan, sesuai arahan Presiden Jokowi yang paling penting adalah upaya pencegahan sehingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dapat dikurangi.

Hal tersebut disampaikan Doni Monardo, saat memberikan keterangan pers usai Rapat Terbatas (ratas), Selasa (23/6), di Halaman Istana Negara, Provinsi DKI Jakarta.

Menurut Doni, sebagai Kepala BNPB dan juga selaku Ketua Gugus Tugas adalah kerja keras, kerja sama dari seluruh komponen masyarakat di semua daerah yang setiap tahun mengalami karhutla cukup besar, terutama di kawasan lahan gambut.

Hal ini penting, menurut Kepala BNPB, menyampaikan bahwa hampir pasti lahan gambut terbakar itu akan menimbulkan asap yang sangat pekat. Dampak dari asap yang pekat inilah, menurut Kepala BNPB, bisa menimbulkan ancaman kesehatan bagi masyarakat, terutama mereka yang memiliki penyakit Asma atau ISPA.

“Dampaknya adalah berbahaya bagi mereka yang menderita penyakit Asma ini apabila terpapar Covid. Jadi khusus daerah, bukan hanya khusus daerah, tetapi semua daerah diharapkan semaksimal mungkin menghindari timbulnya asap,” katanya.

Apalagi, menurut Kepala BNPB, asap yang diakibatkan oleh kebakaran hutan dan lahan, khususnya gambut sehingga kerja keras dari semua komponen masyarakat di daerah untuk melakukan pencegahan ini sangat penting. “Kita hindari asap agar kita juga bisa selamat dari bahaya Covid,” pungkasnya.

 

Sumber: Setkab

Reporter : globalplanet Editor : Zul Mulkan 108