Berita :: GLOBALPLANET.news

Warga dibantu petugas dari BPBD Empat Lawang membersihkan lumpur bekas banjir di Desa Muara Aman, Kecamatan Paiker Empat Lawang, Rabu (24/6/2020). (Foto: Ist)

24 Juni 2020 18:59:55 WIB

EMPAT LAWANG, GLOBALPLANET - Luapan Sungai Air Keruh di Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) Empat Lawang, di Sumsel merendam puluhan rumah warga di Desa Muara Aman. Selain itu, sekitar 50 hektare sawah warga juga direndam banjir.

"Rumah warga ada sekitar 30-an yang kebanjiran, kandang ternak serta juga SD Negeri 10 ikut terendam," ujar Camat Paiker Noperman Subhi, Rabu (24/6/2020).

Dalam musibah tersebut tidak sampai mengakibatkan rumah warga hanyut, tapi dirinya mengkhawatirkan rumah warga yang masih terbuat dari kayu akan ambruk.

"Alhamdulillah, tidak ada rumah warga yang hanyut , tapi rumah kayu ditakutkan jebol dan berkemungkinan hanyut," jelasnya.

Sebab lanjut Noperman, kedalaman banjir disana bervariasi mulai dari setejgah hingga satu meter lebih. "Bervariasi, rata-rata sebatas lutut, untuk di dusun II Muara Aman sampai dada orang dewasa," ucapnya

Sementara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang Kuswinarto dikonfirmasi mengaku sudah memerintahkan petugas BPBD kelokasi banjir. "Anggota kita sudah di lapangan guna membantu masyarakat yang terkana banjir, berjumlah 15 orang," katanya.

Dirinya juga mengimbau agar masyarakat khususnya yang berada di pinggiran sungai agar tidak membabat hutan sembarangan karena bisa berdampak kerugian untuk masyarakat itu sendiri.

"Bencana ini adalah urusan kita bersama, makanya jaga alam maka alam pun akan menjaga kita. Musibah kebanjiran dan tanah longsor yang sering terjadi ini ialah akibat ulah tangan - tangan yang tidak bertanggung jawab, seperti sudah dilarang menebang pohon di hutan lindung tapi kenyataannya masih saja ditebang" kata Kuswinarto.

Reporter : Ismail Editor : Zul Mulkan 96