Berita :: GLOBALPLANET.news

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya bersama Kapolsek dan Kasat melihat mayat pelaku Curas. (Foto: Ist)

01 Juli 2020 13:34:27 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Kontak senjata terjadi antara prilaku kriminal dan aparat kepolisian di OKU Timur, Rabu pagi (1/6/2020). Satu polisi terluka di paha dan pelaku Curas tewas diterjang peluru polisi.

Baku tembak berawal saat akan dilakukan penangkapan terhadap Juni Mardianto, pelaku Curas bersenjata api, oleh anggota Polsek Buay Madang Brigpol Marselly Wiyono.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Tanggul Irigasi Desa Tebat Jaya, Kecamatan Buay Madang. Untuk identitas pelaku Curas secara pasti belum diketahui namun berdasarkan informasi pelaku Juni Mardianto warga BK 8 Kecamatan Belitang.

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya, SH, SIK, didampingi Kasat Reskrim AKP M Ikang Ade Putra, SH, MH, Kapolsek Buay Madang AKP Biladi Ostin, S.Kom, SH, MH dan Kanit Pidum Ipda Alimin sempat menjenguk Brigol Marselly Wiyono yang sedang dirawat di RSUD Martapura.

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya mengatakan, sebelum terjadi baku tembak anggota yang sedang melakukan patroli mendapatapkan laporan kejadian Curas. Berdasarkan informasi itu, pelaku Curas akan melintasi Jalan Tanggul Irigasi arah Bahuga.

"Berbekal informasi itu dilakukan penangkapan di TKP. tidak lama pelaku melintas dan berhenti berpura-pura mengisi minyak sepeda motor. Saat itulah anggota melakukan penyergapan namun pelaku mengetahui anggota yang akan menangkap," kata Kapolres.

Pelaku yang ternyata memiliki senpi melawan dengan menembak petugas yang mengenai paha Brigpol Marselly Wiyono. "Pelaku berusaha  melarikan diri karena sudah dilakukan peringatan namun tetap melakukan perlawanan. Karena itu anggotan melakukan tindakan tegas terukur, sehingga  pelaku dapat ditangkap," katanya.

Pelaku sempat dilarikan ke rumah sakit namun dalam perjalanan meninggal dunia. Sedangkan Brigpol Marselly Wiyono yang mengalami luka tembak telah mendapatkan perawatan di rumah sakit. "Saat ini anggota kita sedang menjalani perawatan di RDUD Martapura," ungkap Kapolres.

Selain berhasil melumpuhkan pelaku polisi juga menyita barang bukti, berupa  dua  pucuk Senpi rakitan, dua  amunisi yang masih aktif, lima selongsong.

Reporter : Dadang Dinata Editor : Zul Mulkan 7353