Berita :: GLOBALPLANET.news

Karangan bunga ucapan terimakasih dari Camat dan Forum Kades se Kecamatan Buay Madang atas keberhasilan Polres OKU Timur dalam menjaga Kamtibmas. (Foto: Dadang Dinata)

02 Juli 2020 14:45:00 WIB

OKUT, GLOBALPLANET - Keberhasilan jajaran Polsek Buay Madang bersama Sat Reskrim Polres OKU Timur dalam menembak mati pelaku Curas mendapat apresiasi dari Camat dan Forum Kades serta masyarakat se Kecamatan Buay Madang.

Apresiasi positif itu dituangkan Camat dan Forum Kades di atas karangan bunga. Selain itu ucapan terimakasih ini juga disampaikan atas keberhasilan Polres OKU Timur dalam menjaga Kamtibmas di Bumi Sebiduk Sehaluan.

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya, SH, SIK, melalui Kapolsek Buay Madang AKP Biladi Ostin, S.Kom, SH, MH, pada Kamis (02/07/2020) mengucapkan terimakasih kepada Camat, Forum Kades dan masyarakat Kecamatan Buay Madang yang telah memberikan apresiasi dan mendukung kerja Polri dalam menjaga Kamtibmas dan memberantas pelaku kejahatan.

Polres OKU Timur dan Polsek jajaran berusaha untuk selalu menjaga Kamtibmas di daerah ini. Namun demikian tentunya Polisi sangat membutuhkan bantuan dari masyarakat dalam menjaga situasi Kamtibmas."Kita ucapkan terimakasih kepada Camat, Forum Kades dan masyarakat Buay Madang yang selama ini mendukung kerja polisi,"ungkapnya.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati jangan sampai menjadi korban keganasan pelaku kejahatan yang setiap saat bisa mengancam."Masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati,"tegasnya.

Lebih Lanjut Kapolres mengatakan, Polisi harus mampu menjaga Kamtibmas sehingga situasi dapat kondusif dan masyarakat semakin produktif. “Itulah tema hari bhayangkara ke 74 meskipun di hari Bhayangkara polisi melaksanakan Upacara 1 Juli sebagian personil jajaran Polres OKU Timur tetap menjalankan tugasnya menjaga Kamtibmas dan terbukti dihari bhayangkara masih saja ada pelaku yang akan melakukan Tindak Pidana,” terangnya.

Anggota kita, lanjut Kapolres berhadapan dengan pelaku yang akan melakukan Curas di jalur yang memang dianggap rawan terjadinya TKP. Meskipun anggota saya tertembak namun selamat dan hanya paha bagian kirinya yang terkena tembakan oleh pelaku, tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, saat akan melakukan penangkapan terhadap pelaku pemilik Senpi, anggota Polsek Buay Madang, OKU Timur Brigpol Marselly Wiyono, ditembak pelaku yang membuat korban menderita luka tembak dipaha kiri. Sebelum pelaku Junem Mardianto berhasil ditembak mati terlebih dahulu terjadi baku tembak antara polisi dan pelaku.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Tanggul Irigasi Desa Tebat Jaya, Kecamatan Buay Madang, OKU Timur pada Rabu (01/07/2020) sekitar pukul 07 00 Wib. Untuk identitas pelaku secara pasti belum diketahui namun berdasarkan informasi pelaku Juni Mardianto warga BK 8 Kecamatan Belitang.

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya, SH, SIK, didampingi Kasat Reskrim AKP M Ikang Ade Putra, SH, MH, Kapolsek Buay Madang AKP Biladi Ostin, S.Kom, SH, MH dan Kanit Pidum Ipda Alimin sempat menjenguk Brigol Marselly Wiyono yang sedang dirawat di RSUD Martapura.

Menurut Kapolres, sebelum terjadi baku tembak anggota sedang melakukan patroli, anggota mendapat informasi akan ada kejadian Curas.

Berdasarkan informasi jalur yang digunakan oleh pelaku Jalan Tanggul Irigasi arah Bahuga setelah mendpat info tersebut selanjutnya, Kapolsek Buay Madang AKP Biladi Ostin, S.Kom,SH,MH dan kapolsek memerintahkan Kanit Reskrim untuk membuat CBnya di lapang dan selanjutnya Kanit Reskrim sekitar pukul 05.00 Wib Kanit Reskrim Polsek Buay Madang Aipda Heri hariyanto, SH bersama dengan dua orang anggota Polsek Buay Madang berangkat dari Polsekmenuju TKP dan melakukan penyanggongan.

“Sekitar pukul 07.00 Wib yang dicurigai diduga pelaku ada satu unit sepeda motor berhenti berpura-pura membeli minyak sepeda motor ,saat itulah anggota melakukan penyergapan namun pelaku mengetahui anggota yang akan menangkap , pada saat Brigadir Marselly Wiyono menangkap salah satu pelaku dan terjadilah bergumulan karena pelaku terdesak,” katanya.

Ketika itulah pelaku menembakkan senjata kearah paha kiri Brig Marselly Wiyono Pelaku berusaha melarikan diri karena sudah dilakukan peringatan namun pelaku tetap melakukan perlawanan dengan melakukan penembakan kearah anggota. Karena itu anggotan melakukan tindakan tegas terukur, sehingga pelaku dapat ditangkap berikut barang bukti dua Senpi milik pelaku. Selanjutnya pelaku dibawa kerumah sakit namun saat diperjalan menuju rumah sakit kedua pelaku meninggal dunia.

Sedangkan Brigpol Marselly Wiyono yang mengalami luka tembak dibawa kerumah sakit untuk berobat. Selain berhasil melumpuhkan pelaku polisi juga menyita barang bukti, berupa dua pucuk Senpi rakitan, dua amunisi yang masih aktif, lima selongsong,tegasnya.

Reporter : Dadang Dinata Editor : M.Rohali 343