Berita :: GLOBALPLANET.news

(Ilustrasi: Ist)

12 Juli 2020 14:21:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Masyarakat yang tinggal di wilayah 3 Ilir, 1 Ilir, Sako, dan Kalidoni diminta untuk siap-siap menampung air bersih. Pasalnya, PDAM Tirta Musi akan melakukan beberapa pekerjaan pada wilayah tersebut pada Selasa 14 Juli 2020.

Pekerjaan ini meliputi pemasangan Trafo Tegangan menengah 1600kVA di lokasi IPA 3 Ilir. Dan pemasangan panel MDP 1600A di lokasi intake 1 Ilir.

"Selama pekerjaan berlangsung akan mangalami stop produksi yang direncanakan untuk dimulai pada pukuI 09.00 WIB yang akan berlangsung selama kurang lebih 6 jam," kata Direktur PDAM Tirta Musi Andi Wijaya dalam siaran persnya, Minggu (12/7/2020).

Adapun wilayah yang terkena dampak gangguan pengerjaan ini yakni unit pengaliran 3 Ilir meliputi, Jl Sultan Agung, Blabak, 1 Ilir dan sekitarnya, Sayangan, Jl letkol Iskandar, Jl Orba, Dempo Luar, Jl Bali, Jl Rawasari, Jl Yos Sudarso, Jl Bambang Utoyo, Jl Letda Abdul Rozak, 16 Ilir dan sekitarnya.

Unit pelayanan Sako pengaliran pagi pukul 07:00 WIB - 10:30 WIB, Jl Sapta Marga, Tanjung Sari 1 dan 2, Komplek Kedamaian, Malaka 1,2, dan 3, Kenten Permai, Bukit Ringgit.

Wilayah pengaliran sore yakni, Jl Sinaraga, Setunggal, Sukorejo, Kav BNI, Gatra, Kedondong, Komp Camellia View, Komplek Galaxy Hill, Giant, dan Polsek Kemuning. Wilayah pengaliran siang Sematang Borang dan semua wilayah pengaliran Unit Kalidoni.

Menurutnya normalisasi pengaliran akan memakan waktu 1x24 jam namun untuk wilayah yang berada di ujung pengaliran, bisa memakan waktu 3x24 jam.

"Normalisasi Unit 3 Ilir, Sako, dan Kalidoni memakan waktu 1x24 jam setelah pengerjaan. Akan tetapi, wilayah-wilayah ujung khusus di Unit pelayanan Kalidoni seperti Mata merah, Sungai Batang, Lebong Gajah, Sapta Marga, Tanjung Sari, PTC, Burger King, dan Novotel normalisasi memakan waktu 3x24 jam," tuturnya.

Untuk itu ia mengingatkan masyarakat untuk menampung air bersih dan menggunakan air dengan bijak. Agar dapat mengantisipasi kebutuhan air bersih selama gangguan terjadi. "Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya," tutupnya.

Reporter : Rachmad Kurniawan Editor : Zul Mulkan 232