Berita :: GLOBALPLANET.news

14 Juli 2020 19:34:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel kembali mengumumkan penambahan kasus baru positif Corona. Per 14 Juli 2020, terdapat 51 pasien baru sehingga total 2.754 kasus positif Covid-19 di bumi Sriwijaya.

Juru Bicara Gugus Tugas Sumsel Ichie Andriyani, mengatakan 51 kasus baru itu berasal dari Palembang 45 orang, Banyuasin lima orang dan satu orang dari Muara Enim. "Maka dengan tambahan ini total kumulatif positif corona di Sumsel kini 2.754 kasus," katanya, Selasa (14/7/2020).

Kabar baiknya, kata Ichie, terdapat pula 19 pasien yang telah dinyatakan sembuh dari corona, mereka berasal dari Palembang dan Lahat. Dengan begitu total yang sembuh berjumlah 1.329 orang. "Sementara untuk yang meninggal dunia menjadi 133 orang setelah ada tambahan orang tambahan dari Palembang 2 orang dan Banyuasin orang," jelasnya.

Kemudian, ada 1.530 orang dalam pemantauan (ODP), dan 472 pasien dalam pengawasan (PDP) di rumah sakit maupun isolasi mandiri di rumah. Maka dengan begitu, total kasus corona aktif di Sumsel saat menjadi 1.292. "Kami selalu mengimbau masyarakat mengenakan masker, menerapkan pola jarak, dan rajin mencuci tangan, untuk mencegah penyebaran corona," tambah Iche.

Dalam kurun waktu 2 minggu terakhir kasus konfirmasi positif terjadi peningkatan sebesar 13 persen dari 2 minggu sebelumnya. Ini menjadi tolak ukur untuk mendisiplinkan protokol kesehatan. Meski aktifitas sudah mulai berangsur normal, protokol kesehatan haruslah diterapkan masyarakat agar tetap produktif dan aman covid-19.

Ia menilai masyarakat mulai lengah dengan protokol kesehatan. "Kasus kematian juga meningkat untuk masyarakat Sumsel ini menjadi sebuah warning atau hal yang menjadi alasan meningkatkan kewaspadaan," ujarnya.

Angkat reproduksi efektif (Rt) Sumsel diperkirakan lebih dari satu (1). Itulah sebabnya masyarakat harus mendisiplinkan diri. "Angka pastinya kami belum tahu, tim survei sedang menghitungnya. Yang jelas angkanya diatas satu koma (1,)," tandasnya.

Reporter : Rachmad Kurniawan Editor : Zul Mulkan 169