loader

Pelaku Penembakan Depan Mushola Ditangkap, Diduga Terkait Utang Sabu

Foto

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Ketiga pelaku yang ditangkap yakni Deni Afriadi (36), Mukroni (49), Retno (21). Sedangkan satu pelaku yang masih DPO Arfani (31). Ketiga pelaku berhasil ditangkap di rumahnya masing-masing, Sabtu (25/7/20). Penangkapan dipimpin Kompol Antoni Adhi dan panit AKP Najamudin.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kombes Pol Hisar Siallagan didampingi Kasubdit III Jatanras Kompol Suryadi membenarkan tiga dari empat pelaku pembunuhan terhadap Muslim Ansori yang tewas ditembak dan bacok, telah ditangkap. “Ya benar, satu masih DPO,” ujarnya, Sabtu (25/7/2020).

Aksi penembakan sendiri terjadi Rabu (22/7/20) sekira pukul.11.00 WIB. Saat itu, tersangka yang bernama Arfani bin Harun (DPO) mendapat kabar bahwa keponakannya yang bernama Juwita dihadang oleh korban dikarenakan kakak tersangka berinisial HK tidak membayar hutang sabu kepada korban sebesar Rp30.000.000.

Mendapat kabar tersebut pelaku Arfani (DPO) bersama Deni, Afriadi, Mukroni serta Retno mencari korban. Saat pencarian itu, pelaku Arfani telah membawa celurit yang diselipkan di perut bagian depan. Arfani berboncengan dengan tersangka Mukroni mengendarai sepeda motor Beat warna putih

"Sedangkan pelaku Deni Afriadi membawa senjata api rakitan jenis Revolver berboncengan dengan tersangka Retno Herlambang mengendarai sepeda motor NMax warna putih," katanya.

Ketika melihat korban di lokasi pelaku Arfani turun dari sepeda motor langsung mengeluarkan senjata tajam jenis celurit, membacok korban di bagian pergelangan tangan sebelah kiri serta di kepala bagian depan. Kemudian disusul pelaku Deni Afriadi yang langsung menembak korban di bagian kepala dan paha sebelah kanan seketika itu juga korban roboh sebelum tewas.

“Berdasarkan informasi masyarakat, anggota kami langsung bergerak cepat langsung menangkap ketiga pelaku. Ketiganya ditangkap di rumahnya masing-masing tanpa perlawan, dan masih ada satu pelaku lagi yang masih DPO agar menyerahkan diri ke Polda Sumsel,” tegas Kombes Pol Hisar Siallagan.

Share

Ads