Berita :: GLOBALPLANET.news

26 Juli 2020 14:04:00 WIB

OKUT, GLOBALPLANET - Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) langsung 2020 di Bumi Sebiduk Sehaluan, ada sebagian masyarakat yang memasang stiker bergambarkan Bakal Calon (Balon) kepala daerah di kendaraan bermotor yang bertujuan untuk tidak mematuhi peraturan lalu lintas.

Hal ini tentu tidak dibenarkan, selain melanggar lalu lintas juga dapat dipergunakan oleh orang yang tidak bertanggungjawab dan melakukan perbuatan melanggar hukum  tentu akan merugikan pasangan Balon tersebut. 

Demikian diungkapkan Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya, Minggu (26/07/2020). Menurutnya tidak sedikit kendaraan bermotor baik sepeda motor maupun mobil yang dipasang stiker bergambarkan foto pasangan Balonbup dan Balonwabup OKU Timur untuk melanggar lalu lintas.  

"Kita mengingatkan masyarakat jangan mencoreng pasangan Balon dengan melanggar lalu lintas sedangkan kendaraan yang dikendarai ditempel stiker berisikan gambar pasangan Balon, kasihan Balon itu akan jelek (citra) namanya," ujarnya.

Kapolres juga menambahkan saat ini lolisi  sedang melaksanakan Operasi Patuh Musi 2020 sampai Agustus mendatang. Masyarakat diingatkan  tetap mematuhi aturan berlalu lintas dan tidak melanggar ketentuan-ketentuan  yang ada, upayakan jangan sampai melanggar karena ada sanksinya.

"Kita ingatkan masyarakat agar menghormati petugas yang melaksanakan kegiatan Operasi Patuh Musi 2020 di jalan  sampai awal Agustus, patuhi aturan yang berlaku dan jangan melanggar karena jika melanggar sudah tentu ada sanksi tegas," katanya.

Erlin juga mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga kondusifitas daerah dan jangan gampang terpancing dengan isu-isu yang tidak benar terlebih menjelang Pilkada. "Mari kita jaga bersama-sama agar daerah kita tetap komdusif, aman dan nyaman," tegasnya.

Reporter : Dadang Dinata Editor : Zul Mulkan 407