Berita :: GLOBALPLANET.news

Almarhum Yuti Kontesa (30) dan anaknya RB (3) yang menjadi korban di tangan suami sendiri. (Foto: Ist)

28 Juli 2020 18:07:00 WIB

BANYUASIN, GLOBALPLANET - Pelaku pembunuhan istri dan anak kandung, Rendy Ariana warga Desa Taja Mulya, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin sudah dipindahkan dari Puskesmas Sunga Lilin, Muba ke RSUD Banyuasin.

Informasi yang dihimpun pelaku memiliki satu istri dan tiga anak. Anak yang meninggal merupakan buah hatinya yang bungsu. Sedangkan anak pertama dan keduanya saat kejadian berada di kediaman neneknya.

Latar belakang pembunuhan yang dilakukan Rendy Arista (34) terhadap Istrinya Yuti Kontesa (30) dan anaknya RB (3) pada Senin (27/07/2020) pukul 01.00WIB akhirnya terungkap.

"Latar belakang kejadian ini dari hasil interograsi bahwa tersangka punya sifat temperamen, cemburu dan emosional,"ujar Kapolsek Betung AKP Toto Hernanto saat ditemui di RSUD Banyuasin, Selasa (28/07/2020).

Diungkapkan Toto, tersangka memang pernah dua kali direhabilitasi karena kasus narkoba, namun tersangka sudah berhenti mengkonsumsi narkoba bahkan pernah ambil bagian menjadi seorang konselor di Lapas Narkoba Serong.

"Langkah selanjutnya dalam penyelidikan ini kita melengkapi berkas dengan meminta keterangan saksi ahli dari rumah sakit jiwa. Nanti ahli dari rumah sakit yang menjelaskan kondisi psikisnya dia gangguan jiwa atau tidak," jelasnya.

Tersangka juga akan dikenakan pasal berlapis yaitu Pasal KDRT yang mengakibatkan meninggalnya seseorang dan pasal perlindungan anak-anak pasal 338.

Sebelumnya diberikan bahwa Rendy Arista (34), tega menghabisi nyawa Istrinya Yuti Kontesa (30) dan anaknya kandung yang masih berusia tiga tahun. Pelaku menghabisi istri dan anaknya dengan dipukul menggunakan tabung Gas elpiji 3 Kg hingga tewas pada Senin (27/7/2020) sekitar pukul 01.00WIB.

Usai menghabisi kedua korban, pelaku yang sempat pergi ke bidan bersama tetangganya ini pergi menggunakan mobil kijang kapsul ke arah Sungai Lilin. Polisi yang melakukan pengejaran mendapatkan pelaku lemas dalam mobil terpakir di pinggir jalan di Sungai Lilin, Musi Banyuasin. Pelaku mencoba bunuh diri dengan meminum racun serangga setelah upaya gantung diri gagal karena tapi terputus.

Reporter : Adi Irawan Editor : Zul Mulkan 273