Berita :: GLOBALPLANET.news

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi. (Foto: Andika Pratama)

30 Juli 2020 14:21:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Polda Sumsel membenarkan seorang pemuda tewas setelah dadanya tertembus peluru senapan anggota Brimob di Bayung Lencir, Musi Banyuasin. Namun Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengatakan, letusan senjata laras panjang itu tidak disengaja, karena anggota yang tengah melakukan patroli terpeleset.

Anggota Brimob yang bernama Bharatu Meidiansyah dari satuan Brimob Talang Kelapa sedang melakukan patroli di PT SPS, salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit di Desa Tampang Baru, Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Rabu sore (29/7/2020) sekitar pukul 17.00WIB

“Terpeleset saat melaksanakan tugasnya hingga senjata laras panjang yang dibawanya meledak dan mengenai salah satu warga yang sedang memancing di lokasi tersebut. Korban pun meninggal dunia usai mengalami luka tembak di bagian rusuk sebelah kanannya,” ujar Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi ditemui di ruangannya, Kamis (30/7/2020).

Kejadian ini sendiri terjadi karena ketidaksengajaan Bharatu Meidiansyah yang berdinas melakukan patroli di daerah PT SPS tersebut. Anggota brimob sendiri ditugaskan untuk patroli karena sebelumnya mendapatkan laporan dari PT SPS yang mana di daerah tersebut sering terjadi pencurian buah kelapa sawit.

"PT tersebut mengambil kebijakan untuk tidak memperbolehkan orang lain masuk ke daerah tersebut. Ternyata pada hari itu cukup banyak masyarakat yang memancing," kata Kombes Pol Supriadi.

Setelah melihat ramainya masyarakat yang memancing, pihak perusahaan bersama anggota brimob pun melakukan patroli. Sesampainya di tempat yang digunakan warga untuk memancing tersebut, anggota sudah berusaha untuk membubarkan kerumunan, namun tidak dihiraukan warga. "Setelah itu diberi tembakan peringatan ke atas, masyarakat pun bubar karena mendengar suara tembakan tersebut," lanjut Supriadi.

Dikarenakan lokasi tersebut licin, anggota yakni Bharatu Meidiansyah terpeleset dan di saat bersamaan senjata yang dibawanya tersebut meletus. "Di depan anggota tidak apa-apa, akan tetapi di sebelah kanan anggota yang jaraknya cukup jauh dan korban berada di rumput rumput ternyata terkena tembakan dari terpelesetnya anggota tadi," kata Supriadi.

Korban yakni Hoirul Anwar (19) warga Desa Pandan Sari, Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Muba. Setelah itu pun, Direktur Intel bersama Dansat Brimob Polda Sumsel langsung turun ke lokasi dan mendatangi pihak keluarga.

Setelah menemui keluarga korban akhirnya pihak keluarga menerima permasalahan yang menimpa anaknya tersebut dan menganggap kejadian tersebut merupakan musibah dan bukan faktor kesengajaan.

Reporter : Andika Pratama Editor : Zul Mulkan 158