loader

Luncurkan Smallholder Outreach Program, CPOPC Undang SAMADE

Foto

PALEMBANG, GLOBALPLANET - "Program yang laksanakan pada 11 Agustus 2020 dilakukan secara daring melalui Zoom meeting tanpa dikenakan biaya. Masing-masing asosiasi smallholder dapat mengikutsertakan maksimal 10 orang (account)," ujar Witjaksana Darmosarkoro, Direktur Sustainability dan Smallholder CPOPC, dalam keterangan resmi yang diperoleh media, Kamis (6/8/2020).

Pihaknya sendiri sudah mengirim surat resmi kepada SAMADE awal Agustus lalu. Dalam surat nomor 021/CPOPC-SSh/IL/VII/2020 Jakarta, 3 Agustus 2020, Witjaksana menyebutkan, program itu diluncurkan berkenaan dengan program petani yang ada di CPOPC.

Ia mengatakan, peserta porgram itu dari berbagai negara di Afrika, Amerika Tengah, Asia-Pasifik, termasuk Indonesia, Malaysia, dan Papua Nugini.

Kata dia, program ini diharapkan berfungsi sebagai platform komunikasi untuk asosiasi petani kelapa sawit di negara-negara itu.

Hal utama yang dibicarakan, ujarnya, adalah yang berkaitan dengan masalah keberlanjutan atau sustainability, pembangunan kapasitas dan kesejahteraan, kelembagaan dan manfaat kerjasama dalam kerangka kerja CPOPC.

"Tujuan dari program ini adalah untuk membangun jaringan komunikasi global di antara para petani kecil di negara-negara penghasil kelapa sawit. Pada saat yang sama, program ini berupaya menggali persepsi petani kelapa sawit tentang masalah dan tantangan kelapa sawit, khususnya di wilayah mereka masing-masing," ujar Witjaksana.

Selain itu, tambah Witjaksana, program ini dirancang untuk mendorong pembangunan kapasitas dan pengetahuan bagi petani sawit dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) 2030.

"Negara-negara yang diharapkan dapat mengikuti program ini berasal dari tiga benua, Afrika yakni Ghana, Pantai Gading, Nigeria, Kamerun, Kongo DR, Asia-Pasifik: Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, Filipina, Kepulauan Solomon; dan Amerika Latin: Kolombia, Ekuador, Brasil, Kosta Rika, Guatemala, Honduras," Witjaksana merinci.

Namun ia mengingatkan bahwa program ini tidak sepenuhnya didedikasikan untuk negara-negara tersebut. Sebab, negara produsen lain di wilayah ini juga dapat ikut serta.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum DPP Asosiasi SAMADE, Tolen Ketaren, Kamis (6/8/2020) menegaskan SAMADE siap berperan dalam program yang dilakukan secara daring tersebut. "Kalau maksimal sepuluh petani yang diminta, maka akan kita upayakan," tegas Tolen

Ia merasa bangga dan bahagia para petani sawit swadaya yang tergabung di SAMADE diundang dalam kegiatan berkapasitas internasional tersebut. "Ini artinya kerja-kerja ikhlas kita dalam penguatan kapasitas petani sawit swadaya secara berkelanjutan diperhatikan oleh dunia internasional," tegas Tolen Ketaren.

Share

Ads