Berita :: GLOBALPLANET.news

Kapolres Lahat, AKBP Achmad Gusti Hartono. (Foto: Ferry Andika)

07 September 2020 17:15:09 WIB

LAHAT, GLOBALPLANET - Musim kemarau tengah berlangsung di Kabupaten Lahat. Warga dihimbau agar tidak melakukan pembakaran baik itu hutan maupun lahan. Kebakaran tidak hanya akan merusak lingkungan juga akan merusak masyarakat secara luas.

"Kita imbau kepada sanak kundang kance, mamang bibik, saat ini lagi musim kemarau. Angin cukup kencang. Jangan bakar hutan dan lahan. Dampaknya bisa fatal," mbau Kapolres Lahat, AKBP Achmad Gusti Hartono, menggunakan bahasa Lahat, Senin (7/9/2020).

Tak hanya mengumbau, bagi warga yang kedapatan membakar lahan bisa dikenakan sanksi dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda Rp 5 miliar. Dikatakan Kapolres, jika saat ini pemantauan terhadap potensi kebakaran terus dilakukan tak hanya Polri,  tapi juga melibatkan semua unsur TNI, Pemda dan masyarakat. "Bakar lahan penjara menanti. Untuk itu, jangan coba coba bakar hutan atau lahan," imbaunya kembali. 

Sementara, setidaknya dalam beberapa pekan terakhir ini kemarau disertai angin masih melanda warga di Bumi Seganti Setungguan. Kondisi inilah yang dikhawatirkan jika terjadi kebakaran. 

Reporter : Ferry Andika Editor : Zul Mulkan 141