Berita :: GLOBALPLANET.news

Kabid SMP Disdik Kota Palembang, Herman Wijaya. (Foto: Karerek)

20 Desember 2017 11:53:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - Untuk mencegah penyebaran penyakit difteri dikalangan pelajar, pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang, menghimbau sekolah agar tidak memberikan izin kepada pedagang untuk berjualan di lingkungan sekolah. Larangan ini disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Disdik Kota Palembang, Herman Wijaya, Rabu (20/12/2017).

Dikatakan Herman, saat ini penyakit difteri sudah menjadi perhatian khusus berbagai elemen pemerintah dan masyarakat di Sumsel. Sebagai langkah antisipasi, pihak Disdik Kota Palembang, menghimbau Kepala Sekolah (Kasek) agar tidak memberikan izin kepada pedagang yang ingin berjualan di lingkungan sekolah, terutama di depan pagar. 

"Penyakit ini bentuknya bakteri, jadi sebagai antisipasi agar siswa di Palembang tidak terjangkit penyakit difteri, kita menghimbau seluruh Kasek agar tidak memberikan izin pedagang berjualan di sekitar sekolah," tegasnya. 

Larangan tersebut, kata Herman, berbentuk tulisan yang dipajang di depan pagar sekolah. "Jika ada pedagang yang berjualan, maka harus diseleksi terlebih dahulu, harus diuji terlebih dahulu makanan yang dijual tersebut," terangnya. 

Terkait ada beberapa sekolah yang melarang dilakukannya imunisasi di sekolah dalam Kota Palembang, Herman mengaku, jika pihak sekolah hanya memastikan jika pelaksanaan imunisasi tersebut benar-benar resmi atau tidak. Dan hal itu hanya sebagai bentuk kehati-hatian yang dilakukan oleh pihak sekolah.  

"Selama ini banyak isu jika imunisasi sebagai salah satu cara oknum untuk menyuntikkan Narkoba dan barang haram lainnya. Jadi mereka (sekolah) harus seleksi dengan hati-hati, agar tidak kecolongan," terangnya.

Herman juga mengaku, terkait antisipasi penyakit difteri di sekolah, akan dilakukan sidak ke sekolah-sekolah, namun waktu dan lokasi masih dalam proses penjadwalan. 

"Sidak perlu dilakukan, agar penyakit ini bisa diantisipasi dan siswa terhindar dari penyakit yang tergolong mematikan ini," pungkasnya.
 

Reporter : Karerek Editor : Amizon 620