Berita :: GLOBALPLANET.news

GAPKI Sumsel Saat Menerima Kunjungan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Bangka Belitung di kantor GAPKI Sumsel, Selasa (22/9/2020).

22 September 2020 19:08:38 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET. - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Sumsel optimis industri kelapa sawit terus eksis dan stabil sampai akhir tahun nanti, meski masih berada ditengah pandemi Covid-19.

Sekretaris GAPKI Sumsel, Zaghlul Darwis mengatakan bahkan di semester pertama tahun 2020 Kelapa Sawit adalah komoditi yang aktifitas ekspornya meningkat dan sumbangan ekonomi nasional dalam bentuk devisa senilai Rp170 triliun. 

Meskipun produksi minyak sawit saat ini tengah menurun karena sedang memasuki masa replanting. 

"Berdasarkan data Badan Pusat Statistik kelapa sawit menopang devisa negara dari Januari-Juli 2020 sebesar US$11,9 miliar atau Rp170 triliun, " kata Zaghlul ketika dibincangi, Selasa (22/9/2020). 

Berbanding balik dengan industri lain yang minim pemasukan atau bisa dikatakan anjlok, kelapa sawit justru stabil karena tidak terlalu terpengaruh oleh pandemi. Bahkan, laporan PHK karyawan dari sektor industri kelapa sawit tidak terdengar. 

"Gapki termasuk yang patuh protokol kesehatan jadi mudah-mudahan, tidak adalah yang terpapar. Secara alami kebun kelapa sawit saja sudah patuh protokol kesehatan. Yang harus di wanti-wanti adalah karyawan pabrik karena ada yang tatap muka, masih keluar rumah, " ujarnya. 

Reporter : Rachmad Kurniawan Editor : Erik Oktasubadra 110