Berita :: GLOBALPLANET.news

Wabup OKI, H.M. Djafar Shodiq, SH, saat meninjau ketersediaan beras di gudang bulaq Kabupaten OKI. (Foto: Eko Saputra)

25 September 2020 16:19:00 WIB

OKI, GLOBALPLANET. - Sebanyak 35.285 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH), di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) bakal menerima bantuan sosial beras, guna memenuhi kebutuhan pangan dan menekan angka kemiskinan akibat dari dampak pandemi covid-19.

Penyaluran bantuan beras ini, ditandai dengan launching perdana penyerahan beras kepada beberapa keluarga KPM PKH, yang digelar di Gudang Buloq Kabupaten OKI, Jumat, (25/9/2020).

Wakil Bupati OKI, H. M. Djafar Shodiq, SH, ketika diwawancara GLOBALPLANET mengatakan, bantuan KPM PKH ini merupakan program bantuan dari pusat melalui Dinas Sosial yang berkerjasama dengan Perum Bulog Kabupaten OKI. 

Bantuannya berupa beras sebanyak 15 kg kepada setiap KPM PKH dan diberikan selam tiga bulan mulai Agustus, September dan Oktober, yang artinya setiap KPM PKH bakal menerima sebanyak 45 kg beras per KPM.

"Tadi sudah kita lakukan penyerahan bantuan secara simbolis yang diberikan kepada beberapa KPM, sebagai tanda bakal disalurkannya bantuan ini kepada masyarakat di 18 kecamatan dalam wilayah Bumi Bende Seguguk," ungkapnya.

Dalam penyerahannya tersebut Shodiq berharap bantuan beras itu dapat meringankan KPM PKH terutama yang terdampak covid-19. Yang pasti bantuan ini tidak akan cukup untuk masyarakat, namun bisa mengurangi dan memutus mata rantai kemiskinan. 

Selain itu juga hal ini merupakan bentuk usaha dari pemerintah melalui kementrian sosial untuk mengatisipasi dan mengurangi dampak dari pandemi covid-19, karena apapun ceritanya covid-19 tidak hanya berdampak sosial, tapi juga berdampak pada ekonomi masyarakat.

"Kita memiliki tugas yang sangat berat sekali, karena kadang-kadang data itu belum tepat dan saya mengajak semuanya bersama-sama kalau ada data yang kurang tepat ayo kita benerin, jangan ada kata saling menyalahkan. Jika kita semua merasa salah, maka akan ada niat untuk memperbaiki data," bebernya.

Terpisah, Kepala Regional Buloq Kabupaten OKI, Ahmad, ketika diwawancara mengatakan, penyaluran bantuan baru akan dimulai dan yang pasti dilakukan secara bertahap, adapun targetnya yakni hingga akhir bulan ini. Untuk penyaluran sendiri dilakukan oleh DNR, sedangkan kwalitas beras yakni Medium.

"Pelaksanaan program itu tentunya memerlukan sinergitas kita semua tidak hanya kami pihak Buloq, termasuk juga Pemerintah OKI, Dinsos atau pun pemangku kepentingan lainnya dan saat ini telah tersedia sebanyak 1.400 ton lebih beras untuk disalurkan ke masyarakat di 18 kecamatan yang berada di Kabupaten OKI," ungkapnya singkat.

 

 

Reporter : Eko Saputra Editor : Erik Oktasubadra 356