Berita :: GLOBALPLANET.news

Riska Anggraini (16). (Foto: Teddy)

26 September 2020 15:45:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET. - Anak baru gede (ABG), bernama Riska Anggraini (16) diduga dilarikan seorang pemuda yang dikenalnya lewat media sosial Facebook. Korban sendiri sudah 3 hari tidak kembali pulang ke rumahnya, di Lr. Masjid, dekat tugu KB, Kelurahan 7 ulu, Kecamatan SU I.

Terakhir korban pergi keluar rumahnya, Rabu (23/9) bersama adiknya untuk pergi mengantarkan tugas adiknya ke sekolah.

Dan hingga kini tidak kunjung pulang dan saat dihubungi pihak keluarga, handphone yang dibawa korban tidak aktif lagi. Oleh pihak keluarga, melalui ayahnya Paisal (45), melaporkan peristiwa tersebut ke sentra pelayanan kepolisian terpadu Polrestabes Palembang (26/9).

"Adik korban ini sempat melihat pelaku, karena saat itu sedang berdua dengan korban. Mereka pergi ke sekolah untuk mengantarkan tugas adiknya, namun di jalan bertemu pelaku lalu adiknya disuruh pulang oleh pelaku, sementara korban diajak pergi pelaku", ungkap Paisal saat ditemui usai membuat laporan.

Ditambahkannya, bahwa korban sendiri anaknya masih lugu, dan baru di berikan Handphone, "entah dari mana anak saya ini kenal dengan pelaku, karena dia ini masih lugu bahkan menggunakan Hp saja tidak ngerti," katanya.

Menurutnya, dia baru mengetahui anaknya dilarikan pelaku, saat mengecek media sosial milik korban di Facebook. "Anak saya kenal dengan pelaku dari Facebook miliknya, di Facebook tersebut terdapat foto korban dan pelaku berduaan. Dan di kenali oleh adik korban yang saat itu bertemu dengan pelaku dihari terakhir korban hilang," jelasnya.

Anak ke empat dari enam bersaudara tersebut tidak bisa dihubungi terhitung sejak kemarin (25/9), dan handphone nya sudah tidak bisa dihubungi. "saya coba telpon namun di blokir, dan yang memblokir itu pasti cowok itu," kata Paisal. 

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji melalui Kasubag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene membenarkan adanya laporan tersebut. "Laporan sudah diterima di Unit SPKT dan akan ditindaklanjuti Sat Reskrim," ujarnya. 

Reporter : Teddy Editor : Erik Oktasubadra 217